View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Isolasi dan pemilahan bakteri termofilik penghasil enzim kitinase dan kitin deasetilase dari beberapa daerah di Indonesia

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (7.145Mb)
      Date
      2001
      Author
      Subianto, Yusuf
      Suhartono, Maggy Thenawidjaja
      Suwanto, Antonius
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Eksplorasi mikroba termofilik dari Indonesia yang mempunyai aktivitas kitinolitik dilakukan dengan cara melakukan isolasi dan pemilahan dari sejumlah sampel yang diambil dari sumber air panas alam Cisolok (Pelabuhan Ratu, Jawa Barat), Cikundul (Sukabumi, Jawa Barat), Santa (Sukabumi, Jawa Barat), Cangar (Malang, Jawa Timur); Kawah Kamojang (Garut, Jawa Barat) dan Ijen (Jawa Timur); Tambak udang di Indramayu (Jawa Barat); dan daerah hidrotermal di dasar laut yaitu Likupang dan Mounit (Sulawesi Utara). Inkubasi dilakukan pada suhu 55°C. Dari tahap tersebut diperoleh koloni-koloni yang dapat tumbuh pada 55°C dan menghasilkan areal bening pada media agar selektif yang mengandung 1,5% koloidal kitin. Dari sejumlah isolat tersebut diperoleh isolat yang dapat tumbuh pada 60°C yaitu: ck-d, ck-e, L-17, dan cg-3. Keempat isolat tersebut digunakan untuk memproduksi enzim kitinase dan kitin deasetilase dengan cara melakukan fermentasi pada media cair yang mengandung 0,5% koloidal kitin pada suhu 60°C. Waktu produksi optimum kitinase ck-d, ck-e dan L-17 adalah 24 jam dengan aktivitas masing-masing 0,525; 0,467; dan 0,500 UA, sedangkan waktu produksi optimum kitinase cg-3 adalah 28 jam dengan aktivitas 0,425 UA. Waktu produksi optimum kitin deasetilase ck-d, ck-e, cg-3 dan L-17 adalah 24 jam dengan aktivitas masing-masing 0,175; 0,075; 0,103 dan 0,183 UA. Kemudian kitinase dan kitin deasetilase dengan aktivitas tertinggi yaitu dari isolat ck-d dan L-17 dikarakterisasi awal yang meliputi parameter: suhu optimum, pH optimum, dan ketahanan panas. Suhu optimum dan pH optimum kitinase dan kitin deasetilase ck-d adalah 60°C dan pH 7. Suhu optimum dan pH optimum kitinase dan kitin deasetilase L-17 adalah 60°C dan pH 5. Kitinase dan kitin deasetilase ck-d stabil aktivitasnya selama 6 jam pada suhu 60°C. Kitin deasetilase L-17 stabil aktivitasnya selama 6 jam pada suhu 60°C. Kitinase L-17 stabil aktivitasnya selama 12 jam pada suhu 60°C
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137655
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository