Perilaku preferensi dan image konsumen terhadap minuman suplemen di kota Bogor
View/ Open
Date
2003Author
Krisnadi, Wibie
Warakartakusuma, Aman
Sumarwan, Ujang
Metadata
Show full item recordAbstract
Perubahan waktu dapat mempengaruhi pola konsumsi masyarakat sesuai dengan perkembangan zaman, trend pada makanan pun berkembang pula. Era globalisasi sekarang ini memberikan dampak pada perubahan gaya hidup dan pada konsumsi makanan sehingga mengakibatkan timbulnya masalah gizi ganda yaitu di satu sisi masalah gizi masih menjadi keadaan yang harus ditanggulangi, namun di satu pihak lain masalah gizi lebih dengan berbagai resiko yang ditimbulkan berupa penyakit degeneratif.
Manusia selalu mencari alternatif lain untuk meningkatkan kondisi kesehatannya salah satunya dengan mengkonsumsi minuman suplemen yang telah melalui proses pertambahan dan dimodifikasi sebagai minuman pembangkit stamina tubuh. Pada dasarnya fungsi suplemen adalah sebagai zat tambahan untuk memperbaiki dan meningkatkan daya tahan tubuh. Zat aktif yang dikandung suplemen hanya mempengaruhi struktur atau fungsi tubuh, tidak dapat mengobati atau mencegah suatu penyakit, oleh karena itu klaim sebagai obat tidak dibenarkan.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perilaku konsumsi minuman suplemen dan mengetahui respon konsumen. terhadap produk dan seberapa jauh asosiasi dan image atribut dari produk yang telah ada mempengaruhi konsumsi minuman suplemen. Untuk menentukan sasaran di atas digunakan metode Analisis Faktor dan uji Cochran.
Dari hasil analisis faktor, memperlihatkan bahwa dari variabel indipenden yang menyusun produk minuman suplemen dapat dikelompokkan ke dalam lima komponen utama yang memiliki korelasi yang erat terhadap perilaku dan preferensi minuman suplemen di kota Bogor. Komponen utama yang telah terbentuk dikelompokkan ke dalam faktor-faktor baru, yaitu faktor perbedaan individu dan bauran pemasaran, faktor gaya hidup konsumen, faktor tingkat kesukaan, faktor penampakan produk dan faktor ekonomi. Sedangkan melalui uji Cochran, hanya ada dua belas variabel yang mampu membangun image konsumen terhadap minuman suplemen di kota Bogor.
