Pengaruh Penyangraian dan Pengukusan Terhadap Karakteristik Mutu Sereal Instan dari Sorgum (Sorghum bicolor) Setengah Sosoh.
View/ Open
Date
2017Author
Haq, Haifa Hasna Nida Ul
Sugiyono
Endang, Prangdimurti
Metadata
Show full item recordAbstract
Sereal instan merupakan salah satu pangan yang mulai populer digemari
masyarakat. Salah satu bahan yang berpotensi untuk diolah menjadi sereal instan
adalah sorgum. Kelemahan sorgum sebagai bahan pangan adalah adanya tanin
dalam biji sorgum yang merupakan zat antinutrisi. Dalam proses pengolahannya
kadar tanin pada sorgum harus dihilangkan karena memberikan efek pahit terhadap
produk sereal instan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh
perlakuan lama penyangraian dan pengukusan pada sorgum setengah sosoh
terhadap karakteristik mutu sereal instan dari sorgum. Penyosohan sorgum setengah
sosoh bertujuan untuk membuat kadar tanin sorgum berkurang, namun masih
memiliki sifat fungsional. Pada penelitian ini digunakan dua faktor perlakuan, yaitu
lama penyangraian (10 menit dan 15 menit) dan lama pengukusan (30, 40 dan 50
menit). Seluruh sampel produk dianalisis kapasitas penyerapan air, karakteristik
warna menggunakan chromameter, kadar tanin, kapasitas antioksidan, dan kadar
pati resisten. Produk terbaik dipilih berdasarkan uji rating hedonik. Pada produk
terbaik dilakukan analisis proksimat, kadar serat pangan dan uji mikrobiologi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara lama penyangraian dan pengukusan
tidak memberikan pengaruh signifikan (p>0.05) terhadap kapasitas penyerapan air,
karakteristik warna produk, kadar tanin, kapasitas antioksidan, dan kadar pati
resisten produk. Penyangraian selama 15 menit menghasilkan produk dengan kadar
pati resisten lebih tinggi, tetapi memiliki kadar tanin, antioksidan, serta kapasitas
penyerapan air yang lebih rendah dibandingkan dengan produk hasil penyangraian
selama 10 menit. Pengukusan yang semakin lama (30 menit sampai dengan 50
menit) dapat meningkatkan kapasitas penyerapan air dan dapat menurunkan kadar
tanin, kapasitas antioksidan serta pati resisten. Produk terbaik berdasarkan hasil uji
rating hedonik adalah produk yang dihasilkan dari lama penyangraian 15 menit dan
lama pengukusan 50 menit. Produk terbaik mengandung kadar air 6.89%, kadar abu
1.06% (bk), protein 8.76 % (bk), lemak 0.90% (bk), karbohidrat 89.28% (bk) dan
serat pangan 10.39% (bk). Hasil uji mikrobiologi menunjukkan bahwa jumlah
mikroba produk terpilih telah memenuhi standar regulasi yang ditetapkan Badan
Pengawas Obat dan Makanan
