View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Rasio Air-Tapioka Terhadap Kinerja Tablet Indikator Pendeteksi Kematangan Buah

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (1.643Mb)
      Abstrak (644.0Kb)
      Pendahuluan (644.8Kb)
      Metode Penelitian (851.0Kb)
      Hasil dan Pembahasan (903.3Kb)
      Simpulan dan Saran (638.5Kb)
      Lampiran (1.090Mb)
      Date
      2020-09-18
      Author
      Refriani, Desideria
      Warsiki, Endang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tindakan destruktif seperti menekan buah untuk memeriksa kematangannya adalah praktek yang tidak benar karena dapat menimbulkan kerusakan buah. Kematangan buah dapat dideteksi dengan suatu indikator, dapat berupa label/stiker/tablet/bentuk lain yang merupakan salah satu sistem kemasan cerdas, dikenal dengan indikator kematangan. Penelitian ini mengembangkan suatu tablet indikator kematangan yang dimulai dari mendapatkan penampakan visual terbaik dari tablet indikator, mendapatkan kuantifikasi nilai warna, mendapatkan kinerja tablet indkator sebagai pendeteksi kematangan buah, serta mendapatkan rasio tapioka dan akuades terbaik untuk indikator kematangan. Matriks indikator dibuat dari tapioka dalam berbagai rasio tapioka (gram) : akuades (mL), yaitu 5:30, 5:50, dan 5:100. Peniliaian terhadap tekstur dilakukan secara visual. Imagecolorpicker digunakan untuk mendapatkan nilai RGB dan Colormine digunakan untuk mendapatkan nilai L, a, dan b. Penampakan visual indikator terbaik yaitu rasio tapioka dan akuades 5:50 yang memiliki warna kuning terang dengan nilai chroma sebesar 34.90, serta tekstur kering dan sedikit bergelembung. Uji ragam (ANOVA) menunjukkan rasio tapioka dan akuades berbeda nyata terhadap warna (nilai chroma) indikator, serta uji lanjut LSD menunjukkan masing-masing perlakuan juga berbeda nyata terhadap warna (nilai chroma) indikator. Pada hari ke-7 aplikasi tablet pada alpukat, tablet dengan rasio 5:50 juga menunjukkan perubahan warna menjadi biru tua seiring dengan kematangan buah. Perubahan warna tablet indikator berhubungan sangat kuat dengan kelembaban dengan nilai r2 sebesar 0.9317. Sedangkan, kerapuhan tablet lebih dipengaruhi oleh tekanan pengempaan, dengan koefisien korelasi (r2) sebesar 0.98. Tablet indikator kematangan terbaik terbuat dari rasio tapioka dan akuades dengan 5:50 yang memberikan perubahan warna dari kuning ke biru tua seiring dengan kematangan alpukat.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/109287
      Collections
      • UT - Agroindustrial Technology [4356]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository