Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/60512
Title: Analisis Beban Kerja Terhadap Aktivitas Penyiangan Secara Manual dan Semi Mekanis Pada Budidaya Padi Organik
Authors: Syuaib,M Faiz
Pramana, Insan
Keywords: Bogor Agricultural University (IPB)
Issue Date: 2009
Abstract: Indonesia adalah negara agraris yang mempunyai banyak lahan pertanian. Sebagian besar lahan pertanian rakyat pada umumnya ditanami tanaman pangan, terutama beras yang merupakan makanan pokok orang Indonesia. Indonesia pernah mengalami swasembada beras pada tahun 1984 tapi pada akhir tahun 90an Indonesia terpaksa melakukan impor beras kembali salah satu sebagai dampak dari krisis moneter. Pada tahun 2002 prduksi beras mulai membaik lagi dan akhirnya pada tahun 2008 negara kita mampu meraih swasembada lagi bahkan surplus. Margin profit yang rendah menyebabkan petani tetap miskin walaupun telah dilakukan ekspor beras. Maka diperlukan sistem budidaya yang mampu untuk menghadapai hal ini, salah satunya adalah budidaya organik. Pada sistem budidaya ini, tanaman tidak dimanjakan oleh berbagai macam pupuk dan pestisida kimia melainkan mengandalkan alam untuk merawat tanaman. Kendala yang dihadapai pada budidaya ini adalah pada saat penyiangan. Karena pada pertanian organik tidak menggunakkan herbisida maka pertumbuhan gulma sama cepatnya dengan tanaman utamanya, seingga membutuhkan tenaga dan waktu lebih untuk melakukan penyiangan. Di Indonesia, penyiangan dilakukan dengan dua metode yaitu secara manual dan semi mekanis. Metode-metode ini dipilih dengan mempertimbangkan hal-hal tertentu seperti luas lahan, ada atau tidaknya subjek dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban kerja masing-masing metode penyiangan baik secara kulitatif maupun secara kuantitatif serta menghitung efektivitas dari metode-metode penyiangan tersebut. Untuk mengetahui kategori kerja dari metode-metode berikut dan juga konsumsi energinya maka dilakukan analisis beban kerja pada metode-metode tersebut yaitu dengan metode detak jantung. Metode ini dilakukan dengan memilih beberapa subjek yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Setelah itu hal yang dilakukan adalah melakukan kalibrasi denyut jantung masing-masing subjek dengan step test pada tingkat frekuensi yang berbeda yang kemudian akan didapatkan persamaan korelasi IRHR (Increase Ratio Heart Rate atau perbandingan detak jantung istirahat dengan detak jantung padasaat kerja) dan TEC (Total Energy Cost atau konsumsi energi total yang digunakan pada saat kerja meliputi energi metabolisme (BME) dan energi kerja itu sendiri (WEC). Yang selanjutnya adalah mengukur denyut jantung subjek pada saat bekerja. Dari pengkuran itu akan didapatkan nilai IRHR kerja dan dengan persamaan korelasi IRHR dan TEC hasil kalibrasi akan didapatkan nilai TEC kerja. Dan dengan mengetahui nilai BME maka akan diketahui nilai WEC dan WEC’ (normalisasi nilai WEC terhadap berat badan subjek).
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/60512
Appears in Collections:UT - Agricultural and Biosystem Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
BAB I Pendahuluan.pdf
  Restricted Access
BAB I333.63 kBAdobe PDFView/Open
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf
  Restricted Access
BAB II601.43 kBAdobe PDFView/Open
BAB III Metode Penelitian.pdf
  Restricted Access
BAB III868.42 kBAdobe PDFView/Open
BAB IV Hasil dan Pembahasan.pdf
  Restricted Access
BAB IV764.72 kBAdobe PDFView/Open
BAB V Kesimpulan dan Saran.pdf
  Restricted Access
BAB V340 kBAdobe PDFView/Open
Cover.pdf
  Restricted Access
Cover304.26 kBAdobe PDFView/Open
Daftar Pustaka.pdf
  Restricted Access
Daftar Pustaka338.88 kBAdobe PDFView/Open
F09ipr2.pdf
  Restricted Access
full text4.14 MBAdobe PDFView/Open
Lampiran.pdf
  Restricted Access
Lampiran2.97 MBAdobe PDFView/Open
Ringkasan.pdf
  Restricted Access
Ringkasan340.25 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.