Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/54260
Title: Struktur Komunitas Foraminifera Di Sekitar Perairan Pulau Kelapa Dan Pulau Harapankepulauan Seribu
Authors: Prartono,Tri
Dewi, Kresna Tri
Rahadian, Arie Prasetyo
Keywords: Bogor Agricultural University (IPB)
Issue Date: 2012
Abstract: Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi (mega biodiversity) dan membutuhkan pengelolaan dan pelestarian secara berkelanjutan. Hal ini disebabkan oleh semakin meningkatnya explorasi sumber daya laut telah memberikan potensi terhadap kerusakan ekosistemnya.Salah satu metode analisis penentuan kondisi lingkungan yang telah berkembang adalah cangkang mikrofauna foraminifera sebagai indikator lingkungan potensial. Foraminifera merupakan kelompok hewan yang sebagian besar hidupnya di laut yaitu sejenis mikrofauna yang hidup pada dasar perairan termasuk perairan laut dangkal.Penelitian ini bertujuan mengindentifikasi struktur komunitas foraminifera dan sebarannya di Kepulauan Seribu. Sebanyak 15 stasiun pengambilan contoh sedimen ditetapkan disekitar wilayah penelitian. Contoh sedimen diambil dengan alat grab sampler. Contoh sedimen dilakukan beberapa tahapan untuk mendapatkan biota foraminifera yang selanjutnya diindentifikasi dan diolah untuk mendapatkan data kelimpahan, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, dan indeks dominansi. Analisis biplot juga digunakan untuk mendapatkan informasi keterkaitan karakteristik keberadaan foraminifera dan kondisi kualitas lingkungan perairan. Nilai indeks keanekaragaman berkisar antara 2,386-3,530, Indeks keseragaman berkisar antara 0,3774-0,6441 dan indeks dominansi berkisar antara 4,589-6,368. Secara umum kondisi struktur komunitas foraminifera dapat dikategorikan ke dalam kelompok sedang. Hal ini menunjukkan tingkat kualitas lingkungan yang sudah tidak baik.Namun demikian masih terdapat wilayah yang relatif baik diantara kondisi umum tersebut. Analisis biplot menunjukkan ada 3 kategori kualitas perairan Daerah yang masih relatif baik dan merupakan daerah spot-spot terumbu karang seperti Stasiun 2, 3, 4, 11 dan 12 Stasiun 9, 10, 13, 14, 15 merupakan daerah yang memiliki kondisi yang cukup baik walaupun memiliki potensi ancaman kerusakan lingkungan. Stasiun 1, 5, 6, 7, dan Stasiun 8 mengalami penurunan kualitas lingkungan. Foraminifera yangditemukan terbagi dalam 5 ordo yaitu: Textulariida, Miliolida, Rotaliida, Lagenida dan Spirillinida. Ordo Rotaliida dengan persentase sebesar 60,37% Ordo Milliolida dengan persentase 31,76%. Ordo Lageniida, Textulariida dan Spiriliniida memiliki komposisi rendah berturut-turut, yaitu: 5.80% , 1.85% dan 0.21%.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/54260
Appears in Collections:UT - Aquatic Product Technology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
C12apr.pdf
  Restricted Access
Full text3.72 MBAdobe PDFView/Open
BAB I Pendahuluan.pdf
  Restricted Access
BAB I287.64 kBAdobe PDFView/Open
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf
  Restricted Access
BAB II518.92 kBAdobe PDFView/Open
BAB III Metodologi Penelitian.pdf
  Restricted Access
BAB III810.57 kBAdobe PDFView/Open
BAB IV Hasil dan Pembahasan.pdf
  Restricted Access
BAB IV1.12 MBAdobe PDFView/Open
BAB V Kesimpulan dan Saran.pdf
  Restricted Access
BAB V278.76 kBAdobe PDFView/Open
Cover.pdf
  Restricted Access
Cover323.88 kBAdobe PDFView/Open
Daftar Pustaka.pdf
  Restricted Access
Daftar Pustaka362.07 kBAdobe PDFView/Open
Lampiran.pdf
  Restricted Access
Lampiran2.42 MBAdobe PDFView/Open
Ringkasan.pdf
  Restricted Access
Ringkasan368.33 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.