Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171975| Title: | Analisis LSDrank dan R-Index pada Uji Ranking Hedonik untuk Produk Minuman Rasa Jeruk |
| Authors: | Adawiyah, Dede Robiatul Lince Prakoso, Bimo |
| Issue Date: | 2020 |
| Publisher: | IPB University |
| Abstract: | Menurut Kementerian Pertanian (2018), konsumsi minuman rasa buah kemasan memiliki peningkatan jumlah konsumsi sebanyak 6.25% selama kurun waktu 4 tahun dari tahun 2014 hingga 2018. Dengan ini minuman rasa buah menjadi Salah satu komoditas minuman kemasan yang paling berkembang selain minuman kopi dengan rata-rata pertumbuhan 14.03% dan minuman air dalam kemasan Sebesar 11.08%. Pertumbuhan yang signifikan ini dapat menjadi salah satu dasar bagi industri pangan untuk meningkatkan pengembangan produk serta kekuatan bersaing produk minuman rasa buahnya dalam rangka menjawab meningkatnya minat konsumen dalam mengonsumsi minuman rasa buah, termasuk rasa jeruk. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk pengembangan produk pangan adalah metode evaluasi sensori dengan uji hedonik. Uji ranking hedonik digunakan untuk mengetahui perbedaan signifikansi preferensi diantara beberapa produk serupa. Tujuan penelitian ini adalah (i) mengetahui preferensi minuman rasa jeruk dari PT. A, PT. B dan PT. C dengan panelis konsumen umum berusia 20-35 tahun, (ii) mengetahui pengaruh pemberian informasi harga dan informasi bentuk produk, serta (iii) menentukan rekomendasi untuk analisis yang lebih mudah diaplikasikan. Sampel yang digunakan berupa minuman rasa jeruk siap minum dari PT.A (Artd) dan PT. B (Brid), serta dua sampel dari PT.C (Cbubukt dan Cbubuk2). Panelis yang dilibatkan sebanyak 112 panelis umum (61 perempuan, 51 laki-laki, usia 20-35 tahun) yang berdomisili di Jabodetabek. Uji ranking hedonik yang dilakukan terdiri dari uji blind test 1 dan 2, uji harga, dan uji harga disertai informasi bentuk produk. Blind test 1 dan 2 dibedakan berdasarkan perbedaan kode acak selama pengujian untuk mengamati preferensi panelis terhadap perubahan kode sampel. Blind test 1, blind test 2, dan uji harga, menunjukkan adanya perbedaan kesukaan yang signifikan pada taraf signifikansi 0.05, dimana sampel And menjadi sampel yang paling disukai. Tidak dijumpai adanya perbedaan kesukaan yang signifikan pada uji harga disertai informasi bentuk produk. Analisis berdasarkan faktor demografis dilakukan untuk melihat perbedaan kesukaan secara lebih spesifik. Analisis LSDrank dan R-index pada kelompok panelis yang lebih kecil memberikan hasil yang lebih sensitif. Analisis R-index lebih sederhana dan memberikan output yang lebih lengkap, yakni preferensi produk dalam bentuk persentase sehingga lebih sesuai untuk digunakan pada lingkup industri. |
| URI: | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171975 |
| Appears in Collections: | UT - Food Science and Technology |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| F20bpr.pdf Restricted Access | Fullteks | 1.13 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.