Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171957
Title: Pengembangan Konsep Ekonomi Sirkular Untuk Meningkatkan Keberlanjutan Agroindustri Berbasis Salak
Other Titles: 
Authors: Suprihatin
Sugiarto
Afebri, Fhadel Muhamad
Issue Date: 2025
Publisher: IPB University
Abstract: Buah salak (Salacca edulis Reinw) merupakan buah tropis khas Indonesia dengan kulit bersisik yang kaya akan antioksidan, senyawa fenolik, vitamin, dan mineral. Produksi salak nasional tergolong tinggi dan menempatkannya sebagai salah satu komoditas buah utama di Indonesia. Kabupaten Sleman dan Kabupaten Magelang memiliki kontribusi signifikan melalui luas lahan yang besar dan tingkat produksi yang tinggi. Kondisi ini mendorong berkembangnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pengolahan salak. Tingginya produksi terutama saat panen raya juga memicu terjadinya kelebihan hasil panen yang tidak terserap pasar sehingga berpotensi menjadi limbah organik. Seiring dengan perkembangan industri pengolahan salak, muncul pula tantangan terkait dampak lingkungan yang berasal dari penggunaan bahan baku dan energi, yang menghasilkan limbah padat dan limbah cair pada berbagai tahapan proses mulai dari persiapan bahan baku hingga distribusi. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan bahan, energi, dan limbah yang lebih baik untuk menekan dampak lingkungan melalui pengembangan konsep ekonomi sirkular. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tahapan proses agroindustri salak (budidaya hingga pengolahan), mengevaluasi dampak lingkungan yang dihasilkan pada setiap tahapan proses, menganalisis permasalahan serta potensi pemanfaatan limbah, dan merumuskan strategi penerapan ekonomi sirkular berbasis kerangka 9R dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. Fokus penelitian diarahkan pada UMKM pengolahan keripik, manisan, dan dodol salak di Kabupaten Sleman dan Kabupaten Magelang. Metode penelitian meliputi pengumpulan data primer melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pelaku UMKM serta petani salak, serta data sekunder dari literatur dan dokumen pendukung. Analisis aliran material, air, dan energi dilakukan pada setiap tahapan produksi. Dampak lingkungan pada proses pengolahan produk juga dievaluasi menggunakan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) dengan batasan sistem Cradle-to-Gate dan unit fungsi 1 kg produk olahan salak. Alternatif penerapan ekonomi sirkular dikembangkan berdasarkan prinsip 9R, kemudian dianalisis kelayakannya dari aspek ekonomi menggunakan indikator kelayakan usaha serta ditinjau secara kualitatif dari aspek sosial dan lingkungan. Berdasarkan unit fungsional 1 kg produk, hasil penilaian siklus hidup menunjukkan bahwa keripik salak memiliki total dampak lingkungan tertinggi sebesar 5,39 × 10° kg CO2-eq dengan dominasi Eutrophication Potential (EP) sebesar 72,13% yang terutama dipicu oleh penggunaan minyak goreng. Manisan salak menghasilkan total dampak 3,08 × 10?¹ kg CO2-eq dengan kontribusi terbesar pada Global Warming Potential (GWP) sebesar 37,80% dan Acidification Potential (AP) sebesar 36,68% yang berasal dari penggunaan gula sebagai bahan baku utama. Dodol salak menunjukkan total dampak 7,10 × 10?¹ kg CO2-eq, dengan Acidification Potential (AP) sebagai dampak paling dominan sebesar 60,17% yang dipicu oleh penggunaan gula. Penerapan konsep ekonomi sirkular pada agroindustri salak mencakup seluruh rantai produksi mulai dari tahap budidaya hingga pengolahan produk, dengan memanfaatkan berbagai jenis limbah padat dan cair yang dihasilkan. Berdasarkan analisis tingkat sirkularitas dan kelayakan implementasi, strategi repurpose (R7) menjadi prioritas utama karena memberikan manfaat ekonomi, lingkungan, dan sosial paling signifikan melalui penciptaan produk inovatif bernilai jual dan pengurangan timbulan limbah, diikuti oleh reduce (R2) melalui efisiensi penggunaan air dan bahan baku, serta recycle (R8) sebagai pendukung. Secara keseluruhan, penerapan ekonomi sirkular pada agroindustri salak berpotensi meningkatkan keberlanjutan sistem produksi dengan menekan dampak lingkungan, memperkuat ekonomi lokal, dan mendorong pemberdayaan masyarakat.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171957
Appears in Collections:MT - Agriculture Technology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
cover_F3501232032_b8b4835d4ce54bca927503274c68aa90.pdfCover419.22 kBAdobe PDFView/Open
fulltext_F3501232032_68050477ca6d41afbafa84c2db284156.pdf
  Restricted Access
Fulltext4.01 MBAdobe PDFView/Open
lampiran_F3501232032_a0c08976293948c590387339e1efd7f6.pdf
  Restricted Access
Lampiran618.41 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.