Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/170709
Title: Penerapan Strategi Integrasi Vertikal Pengolahan Keripik Kacang Koro pada PT Rumah Pangan Nusantara
Other Titles: Implementation of Vertical Integration Strategy in the Processing of Jack Bean Chips at PT Rumah Pangan Nusantara
Authors: Maharani, Maya Dewi Dyah
ANDIKA, ZULHAN
Issue Date: 2025
Publisher: IPB University
Abstract: PT Rumah Pangan Nusantara menghadapi permasalahan penumpukan kacang koro tua yang belum terolah. Pendirian unit bisnis keripik kacang koro menjadi solusi strategis untuk memperluas pasar melalui integrasi vertikal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat beli konsumen terhadap keripik kacang koro, merumuskan strategi bisnis, dan menganalisis kelayakan usaha dari aspek finansial dan nonfinansial. Metode yang digunakan meliputi regresi linier berganda, SWOT, IFE–EFE, QSPM, dan analisis kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, rasa, dan kemasan berpengaruh signifikan terhadap minat beli, dengan harga sebagai faktor dominan. Strategi prioritas yang dipilih adalah penetrasi pasar dengan penetapan harga kompetitif di pasar. Pada aspek nonfinansial, usaha menunjukkan prospek pasar yang menjanjikan. Secara finansial, usaha dinyatakan layak dengan nilai NPV Rp41.224.486, IRR 55%, Net B/C 4, dan payback period 3 tahun. Analisis sensitivitas juga menunjukkan ketahanan usaha terhadap kenaikan harga bahan baku hingga 15%.
PT Rumah Pangan Nusantara faces an issue of accumulated unsold mature jack bean due to the absence of downstream processing. Establishing a jack bean chips business unit serves as a strategic solution to expand market reach through vertical integration. This study aims to analyze consumer purchase intention, formulate business strategies, and evaluate the business feasibility from both financial and non-financial aspects. The methods used include multiple linear regression, SWOT analysis, IFE–EFE, QSPM, and financial feasibility analysis. The findings indicate that price, flavor, and packaging significantly influence purchase intention, with price being the most dominant factor. The chosen priority strategy is market penetration through competitive pricing. On the non-financial side, the business shows promising market potential. Financially, the business is deemed feasible with an NPV of Rp41,224,486, an IRR of 55%, a Net B/C ratio of 4, and a payback period of 3 years. Sensitivity analysis also confirms the business's resilience against raw material price increases of up to 15%.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/170709
Appears in Collections:UT - Agribusiness Management

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
cover_J0310211287_e5834332b05545e6b8ca4efd30272c2f.pdfCover1.75 MBAdobe PDFView/Open
fulltext_J0310211287_36fcfab7bfaa4732b06ec0fdaf361fb1.pdf
  Restricted Access
Fulltext2.08 MBAdobe PDFView/Open
lampiran_J0310211287_02de59e35baa49c7b26ac0d680dc5517.pdf
  Restricted Access
Lampiran2.3 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.