Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160286
Title: Analisis Efisiensi Pemasaran Daging Sapi Lokal RPH di Kota Tangerang Selatan
Other Titles: Analysis of Marketing Efficiency of Local RPH Beef in South Tangerang City
Authors: Yanuar, Rahmat
Mutmainah, Eva Faidatul
Issue Date: 2024
Publisher: IPB University
Abstract: Tingkat konsumsi daging sapi di Kota Tangerang Selatan cukup tinggi dibanding kota/kabupaten lainnya di Banten yang merupakan salah satu wilayah padat Jabodetabekjur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pemasaran daging sapi lokal RPH di Kota Tangerang Selatan dengan melihat besar margin pemasaran, producer’s share, rasio keuntungan terhadap biaya, dan mengidentifikasi lembaga pemasaran yang terlibat, saluran pemasaran, dan fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan. Reponden dalam penelitian terdiri dari 9 RPH yang ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling, selanjutnya 9 responden pedagang besar, dan 46 responden pedagang pengecer yang telah ditelusuri dengan menggunakan metode snowball sampling. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat empat saluran pemasaran daging sapi lokal RPH di Kota Tangerang Selatan yang melibatkan RPH, pedagang besar, dan pedagang pengecer. Seluruh pelaku pemasaran melakukan fungsi pemasaran yang berbeda-beda. Saluran pemasaran daging sapi lokal RPH di Kota Tangerang Selatan yang paling efesien adalah saluran I (RPH-konsumen) dikarenakan memiliki margin terendah dan producer’s share tertinggi.
The level of beef consumption in South Tangerang City is quite high compared to other cities/regencies in Banten, which is one of the densely populated areas of Jabodetabekjur. This research aims to analyze the marketing efficiency of local slaughterhouse beef in South Tangerang City by looking at the marketing margin, producer's share, profit to cost ratio, and identifying marketing institutions involved, marketing channels, and marketing functions carried out. Respondents in the research consisted of 9 RPHs who were determined using the purposive sampling method, then 9 wholesaler respondents, and 46 retailer respondents who were traced using the snowball sampling method. The study identifies four marketing channels for local slaughterhouse beef in South Tangerang City, involving slaughterhouses, wholesalers, and retailers, each performing distinct functions. Channel I (slaughterhouse-consumer) is the most efficient, offering the lowest margin and highest producer share.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160286
Appears in Collections:UT - Agribusiness

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
cover_H34180064_8f348a04c4a64678ad00cc6eb1388e50.pdfCover1.74 MBAdobe PDFView/Open
fulltext_H34180064_b860513e2d554e5faddeb5691e8b93a9.pdf
  Restricted Access
Fulltext4.54 MBAdobe PDFView/Open
lampiran_H34180064_9743ceda3f4b4d76811c9a39cc36bae7.pdf
  Restricted Access
Lampiran1.45 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.