Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150408
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorDjokosetiyanto, D.-
dc.contributor.advisorArfah, Harton-
dc.contributor.authorSurvyta, Indriani-
dc.date.accessioned2024-05-17T07:30:09Z-
dc.date.available2024-05-17T07:30:09Z-
dc.date.issued1995-
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150408-
dc.description.abstractIkan jambal siam (Pangasius sutchi Fowler) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang mempunyai nilai ekonomis tinggi (Varikul dan Boonsoom, 1968). Selain daripada itu, ikan ini mempunyai prospek yang cukup baik dalam pemasaran, baik pada tingkat benih sebagai ikan hias mau- pun tingkat dewasa sebagai ikan konsumsi (Hardjamulia et al., 1986). Usaha budidaya ikan erat kaitannya dengan ketersediaan benih. Namun kendala yang sering dihadapi dalam usaha pembenihan ikan jambal siam adalah kondisi lingkungan yaitu salinitas yang bisa mempengaruhi kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan tersebut. Menurut beberapa penelitian terhadap ikan air tawar menunjukkan bahwa salinitas nyata dapat meningkatkan derajat penetasan telur, kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva. Namun dari hasil penelitian tersebut belum diperoleh informasi pengaruh lebih lanjut terhadap pengaruh perubahan salinitas terhadap produksi benih jambal siam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perubahan salinitas dari 0º/oo ke 30/00 dan 60/00 serta tetap 00/00 terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva ikan jambal siam (Pangasius sutchi F.) umur 15-45 hari. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lingkungan, Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor mulai bulan November sampai dengan bulan Desember 1994. Ikan uji yang telah berumur 15 hari, yang sebelumnya dipelihara pada salinitas 00/00 dipindahkan ke media salinitas dengan perlakuan tetap pada salinitas 0°/oo, kemudian salinitas 30/00 dan 60/00 dengan kepadatan 58 ekor per akuarium. Setiap perlakuan dilakukan ulangan tiga kali. Selama penelitian larva diberi pakan berupa Artemia sebanyak kurang lebih 25 nauplius/mg ikan/hari dengan frekwensi pemberian sebanyak 4 kali sehari. Setiap hari juga dilakukan pergantian air sebanyak 10% pada tiap perlakuan. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh perubahan salinitas dari 0 persen ke 3 persen, 6 persen dan tetap terhadap produksi benih Ikan Jambal Siam (Pangasius sutchi Fowler) umur 15-45 hariid
dc.typeUndergraduate Thesisid
Appears in Collections:UT - Aquatic Product Technology

Files in This Item:
File SizeFormat 
C95ISU.pdf
  Restricted Access
10.7 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.