Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147647| Title: | Pengaruh intervensi tahu kedelai hitam terhadap nilai SGOT/SGPT dan aktivitas antioksidan plasma penderita diabetes tipe 2 |
| Authors: | Yuliana, Nancy Dewi Zakaria, Fransisca Rungkat Firdaus, Delina Puspa Rosana |
| Issue Date: | 2015 |
| Publisher: | IPB University |
| Abstract: | Diabetes Mellitus tipe 2 adalah penyakit metabolik dengan gejala berupa tingginya kadar gula darah akibat tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan hormon insulin sebagaimana mestinya. Penyakit ini dapat dipicu oleh akibat timbulnya stress oksidatif dan pengaruh pola makan yang tidak seimbang serta gaya hidup yang tidak sehat. Tingginya kandungan komponen- komponen bioaktif dan rendahnya kandungan karbohidrat yang dapat dicerna pada tahu kedelai hitam diharapkan dapat berpengaruh pada peningkatan suplai antioksidan tambahan bagi tubuh serta dapat mengontrol kadar glukosa darah penderita diabetes sehingga menurunkan resiko terjadinya penyakit komplikasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh konsumsi tahu kedelai hitam terhadap kadar SGOT/SGPT dan kapasitas antioksidan plasma penyandang diabetes. Intervensi tahu kedelai hitam dilakukan selama 28 hari pada 15 orang responden penderita diabetes tipe 2. Pengukuran aktivitas antioksidan plasma menggunakan metode DPPH dan pengukuran nilai SGOT/SGPT menggunakan metode IFCC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi tahu kedelai hitam dapat meningkatkan aktivitas antioksidan dalam plasma responden secara signifikan (p<0.05) dari sebelum intervensi (45.79±3.31%) menjadi 53.05 ± 4.44% setelah intervensi. Meskipun secara statistik tidak signifikan (p ≥ 0.05), namun hasil pengujian SGOT/SGPT pada responden menunjukkan tren penurunan setelah dilakukannnya intervensi tahu kedelai hitam, dari 14.27 ± 3.81 21.076.73 (U/L) menjadi 12.73 2.34 / 18.60 4.29 (U/L). Proses pengolahan kedelai hitam menjadi tahu menyebabkan terjadinya penurunan aktivitas antioksidan, dari 144.06 mg AEAC menjadi 45.27 mg AEAC, begitu juga pada total antosianin dari 12.27 mg menjadi 1.805 mg (basis 100 g), sehingga perlu dilakukan proses optimasi pada proses pembuatan tahu kedelai hitam. Walaupun terjadi penurunan kandungan antioksidan, namun hasil pengujian in vivo menunjukkan bahwa intervensi tahu kedelai hitam dapat memperbaiki profil kesehatan responden, mencakup peningkatan kapasitas antioksidan plasma dan penurunan nilai SGOT/SGPT… |
| URI: | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147647 |
| Appears in Collections: | UT - Food Science and Technology |
Files in This Item:
| File | Size | Format | |
|---|---|---|---|
| F15dpr1.pdf Restricted Access | 13.29 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.