Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143187| Title: | Telaah a-amilase Bacillus subtilis LMD 80.10 |
| Authors: | Suhartono, Maggy T. Syah, Dahrul Samijan |
| Issue Date: | 1991 |
| Publisher: | IPB University |
| Abstract: | Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kondisi pertumbuhan optimum bagi B. subtilis LMD 80.10 pada media limbah cair tahu dalam menghasilkan enzim a-amilase dengan suplementasi beberapa sumber karbon dan sumber nitrogen, dan karakterisasi sifat-sifatnya. Media limbah cair tahu yang digunakan memiliki pH awal 6. Fermentasi dilakukan pada inkubator goyang bersuhu 37 °C. Pada pembandingan media limbah cair tahu ber-pH 6 dengan media sintetik yang direkomendasikan oleh Horokoshi et al (1974), ternyata media sintetik menghasilkan a-amilase dengan aktivitas yang lebih tinggi dibanding media limbah cair tahu. Aktivitas tertinggi dicapai pada fermentasi 24 jam, yaitu 25. 32 unit/ml untuk media sintetik dan 14.99 unit/ml untuk media limbah cair tahu. Suplementasi sumber karbon terhadap media limbah cair tahu dilakukan pada konsentrasi sumber karbon masing-masing 2 dan 4 persen total karbohidrat tersedia. Ternyata sumber karbon pati terlarut memiliki keunggulan untuk meningkatkan aktivitas a-amilase dibanding dua sumber karbon lainnya, yaitu ampas tapioka dan dedak padi. Suplementasi 4 persen memberikan aktivitas yang lebih tinggi dibanding konsentrasi Suplementasi 2 2 persen. persen malah menurunkan aktivitas a-amilase dibanding tanpa suplementasi. Aktivitas tertinggi a-amilase pada suplementasi 2 persen dicapai pada 24 jam, yaitu 5.97 unit/ml dan konsentrasi 4 persen diperoleh pada fermentasi 12 jam yaitu 32.32 unit/ml.. Hasil ini lebih tinggi dibandingkan dengan aktivitas a-amilase yang dihasilkan dari media sintetik. Konsentrasi pati terlarut 4 persen total karbohidrat kemu- dian digunakan dalam mengkombinasikannya dengan sumber nitrogen ekstrak khamir. Konsentrasi ekstrak khamir yang dicobakan adalah 0, 0.5 dan 1.0 persen dengan lama fermentasi 12 dan 24 jam. Hasilnya aktivitas yang diperoleh ternyata lebih rendah. dibandingkan dengan aktivitas yang diperoleh tanpa suplementasi. Penambahan konsentrasi sumber nitrogen sampai 1 persen memberikan aktivitas a-amilase yang cukup tinggi. masih Suhu optimum enzim a-amilase diperoleh pada kisaran 40 °C dan 70 °C dan pH optimum berada pada kisaran pH 8.0 50 9.0, sedangkan penambahan ion logam Ca, Mg, Zn, dan Mn dengan konsentrasi 1.09 mmol/l ternyata menurunkan aktivitas a-amilase sampai 50 persen. |
| URI: | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143187 |
| Appears in Collections: | UT - Food Science and Technology |
Files in This Item:
| File | Size | Format | |
|---|---|---|---|
| E91SAM.pdf Restricted Access | 18.3 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.