Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142913| Title: | Mempelajari pengaruh fosforilasi terhadap sifat kekentalan dan gelasi protein kedelai |
| Authors: | Fardiaz, Dedi Prangdimurti, Endang Andreanti, Evie |
| Issue Date: | 1994 |
| Publisher: | IPB University |
| Abstract: | Suatu produk pangan memerlukan sifat fungsional tertentu yang spesifik. Karakteristik sifat fungsional produk makanan dari kedelai dipengaruhi oleh sifat fungsional protein kedelai yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan infor- masi sifat fungsional protein dan pengaruh fosforilasi terhadap sifat fungsional protein dari berbagai varietas kedelai. Dengan mengetahui sifat fungsional pro- teinnya, kedelai dapat diarahkan penggunaanya. Protein kedelai dari 21 varietas kedelai yang diteliti masing-masing diisolasi kemudian dianalisa sifat fungsionalnya. Diantaranya dipilih 6 varietas kedelai secara acak untuk diisolasi dan difosforilasi proteinnya, kemudian dianalisa sifat fungsionalnya. Bahan baku untuk isolasi adalah kedelai bebas lemak. Protein diekstrak dengan melarutkan kedelai bebas lemak dalam air dan diatur pH-nya (8.5 - 8.7), kemudian disentrifusi dan supernatan yang diperoleh diatur kembali pH-nya menjadi 4.5 sehingga protein mengendap. Fosforilasi dilakukan dengan merendam isolat protein dalam larutan yang mengandung POCl3 pada pH 8,5 selama 1 jam. Pemisahan protein termodifikasi dilakukan dengan menurunkan pH sampai 4.5. Analisis sifat kekentalan protein dilakukan dengan melarutkan isolat protein dalam aquades dan kekentalan diukur dengan viskometer. Sifat gelasi protein dianalisa berdasarkan pengukuran kualitatif kekuatan gel yang terbentuk karena pemanasan pada 100 °C selama 15 menit yang dilanjutkan dengan pendinginan 4 °C selama minimum 2 jam. Nilai Kekentalan protein dari 21 varietas protein yang diamati berkisar 1.152 cps sampai 2.180 cps. Varietas Kedelai GH10 mempunyai kemampuan membentuk gel yang tertinggi dibanding varietas lain. Fosforilasi dapat mengubah sifat fungsional protein kedelai. Protein yang termodifikasi mempunyai kekentalan yang lebih tinggi namun nilai kenaikan ini tidak berbeda nyata. Fosforilasi juga mengubah sifat gelasi dari protein. Kemampuan pembentukan dan kekuatan gel yang terbentuk dari protein yang termodifikasi lebih besar dibanding yang tidak modifikasi. |
| URI: | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142913 |
| Appears in Collections: | UT - Food Science and Technology |
Files in This Item:
| File | Size | Format | |
|---|---|---|---|
| F94ean.pdf Restricted Access | 11.2 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.