Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142469| Title: | Rencana bisnis pendirian industri kecil pengolahan keripik pisang di kecamatan Baros Sukabumi |
| Authors: | Nurtama, Budi Suhaily, Haris |
| Issue Date: | 1997 |
| Publisher: | IPB University |
| Abstract: | Pengembangan agroindustri di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, meningkatkan pendapatan petani dan menambah lapangan pekerjaan. Hortikultura sebagai produk pertanian merupakan komoditas strategis untuk dikembangkan. Buah-buahan tropis seperti pisang (banana atau plantain) adalah salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai potensi ekonomi tinggi jika dikelola secara intensif dan didayagunakan sebagai produk industri. Penelitian ini bertujuan mengkaji kelayakan proyek agroindustri buah pisang ditinjau dari aspek ketersediaan bahan baku, pasar dan pemasaran, teknis dan teknologis, manajemen operasional serta aspek finansial dan ekonomi. Potensi produksi pisang di Kecamatan Baros sangat besar, karena Baros merupakan salah satu daerah sentra produk pisang di Sukaburni. Letak Baros yang sangat strategis, serta iklim dan kondisi alam yang cocok untuk pengembangan buah pisang dan tersedianya sarana dan prasarana yang cukup memadai, menjadikan Baros layak untuk pengembangan agroindustri buah pisang. Proyeksi ketersediaan bahan baku pisang nangka di Baros adalah 156 ton/tahun, hal ini memungkinkan untuk mendirikan suatu industri kecil keripik pisang. Perencanaan kapasitas produksi untuk industri keripik pisang ini adalah 31,2 ton/tahun dengan kebutuhan bahan baku sebesar 136,96 ton/tahun. Industri kecil keripik pisang ini memerlukan dana investasi sebesar Rp 81.925.889, terdiri dari modal tetap Rp 75.235.675 dan modal kerja Rp 6.690.213. Industri kecil keripik pisang di Kecamatan Baros ini layak untuk direalisasikan, hal ini berdasarkan dari hasil analisis finansial yang menghasilkan Net Present Value (NPV) RP 54.197.110, Internal Rate of Return (IRR) 38,95 persen, Net B/C 1,34, Pay Back Period (PBP) 4,11 tahun dan industri ini selalu mendapatkan keuntungan tiap tahunnya karena produksi/penjualannya sudah di atas Break Even Point (BEP) |
| URI: | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142469 |
| Appears in Collections: | UT - Food Science and Technology |
Files in This Item:
| File | Size | Format | |
|---|---|---|---|
| F97hsu.pdf Restricted Access | 2.65 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.