Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139045
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorNurtama, Budi-
dc.contributor.authorSuwarman, Wawan-
dc.date.accessioned2024-02-20T02:14:32Z-
dc.date.available2024-02-20T02:14:32Z-
dc.date.issued1998-
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139045-
dc.description.abstractJumlah produksi susu segar di Kabupaten Sukabumi cukup besar dan kontinyu. Pengolahan susu menjadi produk olahannya berpotensi dapat memperpanjang masa simpan susu dan meningkatkan nilai ekonomisnya. Salah satu jenis produk olahan susu dengan teknologi pengolahan relatif sederhana sehingga cocok diterapkan di tingkat peternak adalah karamel susu. Sebelum investasi dilaksanakan, diperlukan penyusunan rencana bisnis yang akan dilaksanakan serta pengkajian kelayakannya. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana bisnis serta mengkaji kelayakan pendirian industri kecil karamel susu di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh calon investor, serta dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pertimbangan oleh instansi-instansi terkait dalam usaha pemberdayaan peternak. Kajian dilakukan berdasarkan aspek-aspek pada studi kelayakan, yaitu aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologis. aspek manajemen dan organisasi, aspek lingkungan, aspek keuangan, serta aspek hukum. Hasil kajian aspek pasar dan pemasaran menunjukkan kemampuan yang cukup besar dari pasar dalam menyerap produk. Berdasarkan pendekatan yang dilakukan, jumlah permintaan dan penawaran karamel susu di wilayah Sukabumi pada tahun 1997 masing-masing sebesar 85 180 kg dan 5 082 kg. Hasil ini menunjukkan bahwa peluang pasar produk karamel susu di wilayah Sukabumi cukup besar, apalagi hasil proyeksinya menunjukkan bahwa peluang pasar tersebut akan terus meningkat selama umur proyek. Lokasi industri yang direncanakan terletak di Desa Cimangkok. Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Proses produksi karamel susu akan mengacu pada proses produksi karamel susu di Perusahaan "TK" Pangalengan Bandung. Kapasitas produksi pabrik pada tahun pertama sebesar 27 000 kg per tahun, dan 40 500 kg per tahun untuk tahun kedua dan tahun-tahun berikutnya. Industri ini bersifat padat karya karena cukup banyaknya tenaga kerja yang akan diserap, yaitu 31 orang pada tahun pertama, dan 45 orang mulai dari tahun kedua. Pendirian industri karamel susu yang bersifat padat karya ini akan membantu menyerap pencari kerja, terutama yang berada di sekitar pabrik. Besarnya modal investasi tetap yang dibutuhkan adalah Rp 34.201.500.00 dengan modal kerja sebesar Rp 56.277.000,00, Hasil analisis kelayakan proyek secara keuangan berdasarkan pada perhitungan beberapa kriteria investasi adalah NPV sebesar Rp 129.112.761,00 (positif), Net B/C sebesar 4,27 (>1), IRR 93,8 persen (>18 persen). dan PBP selama 1,85 tahun (<10 tahun). Nilai-nilai tersebut memenuhi syarat bagi kelayakan suatu bisnis. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kelayakan industri ini mampu bertahan sampai pada penurunan harga produk sebesar 9 persen, kenaikan harga susu segar sebesar 19 persen, atau kenaikan semua bahan-bahan produksi sebesar 14 persen. Bentuk badan usaha industri kecil karamel susu ini adalah perusahaan perorangan. Hasil kajian aspek hukum menunjukkan bahwa tidak ada kesulitan dalam pendirian industri kecil ini. Berdasarkan hasil kajian terhadap aspek-aspek studi kelayakan tersebut. dapat disimpulkan bahwa perencanaan pendirian industri kecil karamel susu di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi layak untuk direalisasikanid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleRencana bisnis pendirian industri kecil karamel susu di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumiid
dc.typeUndergraduate Thesisid
Appears in Collections:UT - Food Science and Technology

Files in This Item:
File SizeFormat 
F98wsu.pdf
  Restricted Access
22.46 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.