Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135351| Title: | Kegagalan memelihara bebuntingan sebagai salah satu bentuk manifestasi gangguan proses reproduksi pada sapi |
| Authors: | Achjadi, R.Kurnia Yenny, Sri |
| Issue Date: | 1984 |
| Publisher: | IPB University |
| Abstract: | Kebuntingan adalah suatu proses fisiologis yang kompleks dan sensitif terhadap berbagai gangguan selama kelangsungan- nya. Gangguan-gangguan tersebut dapat terjadi pada setiap fase kebuntingan dan dapat menggagalkan terpeliharanya ke- buntingan dalam bentuk mortalitas embrio dan fetus, terja- dinya aborsi maupun mumifikasi. Fase embrio merupakan fa- se kebuntingan yang paling kritis, dimana sebagian besar kegagalan reproduksi terjadi pada fase ini. Dalam fase ter- sebut terjadi pembentukan sistem-sistem organ tubuh, per- tumbuhan membran embrio serta implantasi pada uterus. Banyak faktor dapat menjadi sebab kegagalan proses ke- buntingan, namun pada dasarnya faktor-faktor tersebut da- pat dikelompokkan atas faktor-faktor genetis dan faktor- faktor lingkungan. Faktor-faktor genetis berkaitan dengan inbreeding, bentuk kromosom yang abnormal, adanya mutasi selama gametogenesis, gen-gen lethal yang diwariskan induk- nya dan keadaan kembar unicornual. Sedangkan faktor-faktor lingkungan yang bersifat tidak infeksius meliputi nutrisi, senyawa-senyawa kimia yang terkandung dalam tumbuhan yang dimakan ternak, gangguan hormonal, umur dan faktor-faktor fisik. ... |
| URI: | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135351 |
| Appears in Collections: | UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology |
Files in This Item:
| File | Size | Format | |
|---|---|---|---|
| B84sye.pdf Restricted Access | 4.84 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.