Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/108094
Title: Kualitas Interaksi Suami Istri pada Keluarga Korban Pascabencana Tsunami Selat Sunda di Banten
Other Titles: The Quality of Husband and Wife Interaction of Post-Tsunami Selat Sunda Disaster Victims’ Family in Banten
Authors: Sunarti, Euis
Sukandar, Ananda Khairana
Issue Date: 2021
Publisher: IPB UNIVERSITY
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh frekuensi interaksi, tingkat keterlibatan interaksi, potensi konflik (kesenjangan) dalam perkawinan terhadap kepuasan interaksi suami istri pada keluarga korban pascabencana tsunami di Banten. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian payung yang berjudul “Dampak Gempa Selat Sunda 2018 terhadap Kerentanan Sosial Ekonomi Keluarga dan Pencapaian SDGs Kesejahteraan” menggunakan metode cross sectional study. Penelitian melibatkan 61 keluarga yang tinggal di Desa Teluk yang dipilih berdasarkan Data RKI (Riset Kolaborasi Indonesia) 2020. Sebagian besar keluarga merupakan keluarga dengan tahapan perkembangan usia anak dewasa. Hasil uji hubungan menunjukkan bahwa semakin lama usia pernikahan, maka semakin menurun frekuensi interaksi suami istri. Uji regresi menunjukkan bahwa semakin bertambahnya tahapan perkembangan akan menurunkan kepuasan interaksi. Tingkat keterlibatan interaksi yang tinggi akan meningkatkan kepuasan interaksi yang dirasakan istri sedangkan potensi konflik (kesenjangan) dalam perkawinan yang tinggi akan menurunkan kepuasan interaksi.
This study aims to analyze the influence of frequency of interaction, level of interaction involvement, potential conflict (gap) in marriage to the satisfaction of husband-wife interaction of post-tsunami victims' families in Banten. This research is part of an umbrella study entitled "Dampak Gempa Selat Sunda 2018 terhadap Kerentanan Sosial Ekonomi Keluarga dan Pencapaian SDGs Kesejahteraan" using a cross sectional study method. The study involved 61 families living in Teluk Village which were selected based on the Data RKI (Riset Kolaborasi Indonesia) 2020. Most families are families with the developmental stages of adult children. The results of the relationship test show that the longer age of marriage, the lower the frequency of husband and wife interactions. Regression test shows that the increasing stages of development will decrease satisfaction of interaction. A high level of interaction involvement will increase the satisfaction of interaction felt by the wife, while a high potential conflict (gap) in marriage will satisfaction of interaction.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/108094
Appears in Collections:UT - Family and Consumer Sciences

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Lembar Pengesahan, Prakata, Daftar Isi.pdf
  Restricted Access
Cover2.54 MBAdobe PDFView/Open
I24170048_Ananda Khairana Sukandar.pdf
  Restricted Access
Fulltext7.13 MBAdobe PDFView/Open
Lampiran.pdf
  Restricted Access
Lampiran2.5 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.