View Item 
      •   IPB Repository
      • Research and Community Empowerment
      • Competitive Grant (Hibah Bersaing)
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Research and Community Empowerment
      • Competitive Grant (Hibah Bersaing)
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengembangan metode diagnosa dini infeksi cacing pita pada ayam melalui deteksi antigen cacing di dalam tinja (koproantigen)

      Thumbnail
      View/Open
      2006fsa_fadja.pdf (107.0Kb)
      2006fsa_fadja.doc (31.5Kb)
      Date
      2006
      Author
      Satrija, Fadjar
      Murtini, Sri
      Retnani, Elok Budi
      Ridwan, Yusuf
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian telah dilakukan untuk mengembangkan metoda diagnosa infeksi cacing pita 1pada ayam melalui pemeriksaan antigen cacing pita dalam tinja (koproantigen) dengan menggunakan metoda enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA). Antigen dari cairan eskretori sekretori (ES) dan gerusan cacing dewasa (whole worm extract/WWE) dari cacing Rallietina echinobothrida cacing pita yang digunakan untuk memproduksi poliklonal antibodi dikarekterisasi dengan SDS PAGE memiliki tiga pita protein dengan berat molekul 40.4, 45.7 dan 51.1 kDa. Antigen – antigen WWE R. Echinobothrida memiliki lima pita protein dengan berat molekul 40.4, 45.7, 51.1, 61.8 dan 68.9 kDa. Poliklonal antibodi (IgG1) anti – ES dan anti-WWE yang diproduksi pada kelinci menunjukkan reaksi silang dengan mengenali baik antigen ES maupun WWE. Poliklonal antibodi (IgY) anti-ES yang diisolasi dari telur ayam hanya mengenali antigen ES,. Dari konfigurasi ELISA yang telah diuji yaitu (1) direct ELISA, (2) ELISA sandwich dengan IgG anti-ES sebagai antibodi panangkap, (3) indirect ELISA, ELISA sandwich dengan menggunakan IgG anti-ES dan IgY anti-ES sebagai antibodi penangkap yang divisualisasi dengan konjugat rabbit anti chicken IgY-AP merupakan konfigurasi yang paling cocok untuk mendeteksi koproantigen cacing pita dalam sample tinja ayam dengan sensitifitas dan spesifisitas uji 85,7%. Teknik ini selanjutnnya ditransfer dalam bentuk immunostick untuk keperluan diagnosa di lapangan. Meskipun teknik immunostick telah dapat digunakan untuk diagnosa, namun perlu dipelajari kemungkinan penggunaan substrat selain NPP untuk mempertajam diagnosa.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/6093
      Collections
      • Competitive Grant (Hibah Bersaing) [295]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository