Show simple item record

dc.contributor.authorDefina
dc.date.accessioned2013-01-21T06:55:50Z
dc.date.available2013-01-21T06:55:50Z
dc.date.issued2007
dc.identifier.isbn978-979-15786-1-5
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/59617
dc.description.abstractMasyarakat miskin ada di mana-mana, baik di negara maju maupur. di negara berkembang. Penduduk miskir, menyebar, ada yang di kota-kota dan ada juga yang di desa-desa. Berdasar!;an data PBB tahun 2007, 1t 3 penduduk di dunia hidup di bawah garis kemiskinan dan 70 persen dari mereka adalah perempuan (pro log. jurnal perempuan edisi 42). Begitu juga dengan Indonesia, sebagai neyara berkembang, Indonesia juga dihadapi oleh masalc: kemiskinan. Jumlah penduduk miskin terus meningkat. Kemisikinan ini banyak terjadi di desa-desa dan c: kota-kota besar. Kemiskinan yang dialami penduduk desa mendorong muekz. untuk datang ke k>ta-kc;;:~ besar (Mose, 2003). Pada tahun 2004 saja, jumlah penduduk miskin Indonesia mencapai 34 juta ji·.-, ~ (Kompas Cymber Media, 2005). Sementara itu, berdasarkan susenas BPS Maret 2006, jumlah pendud:..· miskin Indonesia mencapai 39,05 juta jiwa atau 17,75 persen dari total penduduk Indonesia (Batam Pe:~ September 2006). Kemiskinan ini salah satur. 1 a disebabkan tidak adanya lapangan pekerjaan. Dalam kurun waktu 2000-200 2. jumlah penganggguran perempuan mengalami peningkatan. Pada tahun 2000 jumiah penganggurc.perempuan 2 juta jiwa. Angka ini naik meniadi 8,8 juta jiwa tahun 2001 dan 9,2 juta jiwa tahun ZOC {Katalog BPS 3425, 200?)en
dc.publisherFakultas Ekologi Manusia IPB
dc.titlePartisipasi perempuan dalam mengetas kemiskinan melalui PPMKen
dc.title.alternativeProsiding Pengarusutamaan Gender dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan menuju kualitas kehidupan berkelanjutanen
dc.typeArticleen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

  • Proceedings [2792]
    Proceedings of Bogor Agricultural University's seminars

Show simple item record