Show simple item record

dc.contributor.authorSahirman
dc.contributor.authorSuryani, A.
dc.contributor.authorMangunwidjaya, D.
dc.contributor.authorSukardi
dc.contributor.authorSudrajat, R.
dc.date.accessioned2010-10-05T03:16:15Z
dc.date.available2010-10-05T03:16:15Z
dc.date.issued2009
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/40404
dc.description.abstractBiodiesel adalah bahan bakar alternatif untuk mesin diesel yang dibuat dari minyak sayur, lemak hewan atau minyak bekas melalui proses transesterifikasi dengan alkohol seperti metanol yang digunakan secara langsung maupun dicampur dengan minyak diesel. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kinetika reaksi transesterifikasi minyak biji nyamplung (Calophyllum inophyllum) pada proses pembuatan biodiesel. Kinetika transesterifikasi digunakan untuk membuat rancangan proses khususnya berkaitan dengan kinerja reaktor. Kinetika reaksi ditentukan pada nisbah molar metanol terhadap minyak 6:1, konsentrasi katalisator NaOH terhadap berat minyak 1%, kecepatan pengadukan 400 rpm, waktu 30 menitdan suhu 302 K, 318K, 333K, dan 343K. Hasil penelitian menunjukan bahwa tetapan laju reaksi transesterifikasi orde baru pada Suhu 302K, 318K, 333K, dan 343K masing-masing berturut-turut adalah 0,0546 menit, 0,0663 menit, 0,1174 menit. Energi Aktivasi (Ea) adalah 3870,5 cal/mol dan laju reaksi transesterifikasi (r)=32,23 e [ME]. Pada kondisi isotermal suhu333 K dengan harga k=0,0883 menit, untuk mendapatkan metil seter sebesar 2,82 mol/liter atau 95,17% dibutuhkan 15,27 menit.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleKinetika Reaksi Transesterifikasi Minyak Biji Nyamplung (Calophyllum inophyllum) pada Proses Produksi Biodieselid
dc.title.alternativeJurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 27 No.3, September 2009id


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record