Show simple item record

dc.contributor.authorHamidi, Hasmiandy
dc.contributor.authorBuchorii, Dama Yanti
dc.contributor.authorTriwidodo, Hermanu
dc.date.accessioned2010-05-24T07:32:48Z
dc.date.available2010-05-24T07:32:48Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/25016
dc.description.abstractTaman Nasional Gunung Halimun (TNGH) seeara administrasi pemerintahan termasuk ke dalam tiga wilayah kabupaten, yaitu Bogor, Lebak, dan Sukabumi. Seeara geografi TNGH terbentang antara 106°21' - 106°38' BT dan 6°37' - 6°51' LS dengan kondisi topografi berbukit sampai bergunung dan kisaran ketinggian antara 500 sampai sekitar 2000 m di atas permukaan laut. Luas lahan pertanian ialah 1.25% dari seluruh luas areal taman nasional atau sekitar 500 hektar, sedangkan areal lain meliputi hutan primer 69.5% (27.8 ha), hut an sekunder 27.5% (11.0 ha) dan kebun teh 1.75% (700 ha). Lahan sawah pada umumnya merupakan dataran sempit di Iembah di antara perbukitan (Niijima 1997). Lahan persawahan yang berada di kawasan TNGH mempunyai keunikan, yaitu terletak dekat hutan dan ditanami dua kali setahun, bahkan ada yang hanya ditanami padi satu kali setahun. Selain pola tanam tersebut, praktik pertanian umumnya masih tradisional.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleKeanekaragaman Parasitoid dan Parasitisasinya pada Pertanaman Padi di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimunid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record