Efektivitas Polietilena Glikol untuk Mengevaluasi Tanggapan Genotipe Kedelai terhadap Cekaman Kekeringan pada Fase Perkecambahan
| dc.contributor.author | Widoretno, Wahyu | |
| dc.contributor.author | Guhardja, Edi | |
| dc.contributor.author | Ilyas, Satriyas | |
| dc.contributor.author | Sudarsono | |
| dc.date.accessioned | 2010-05-24T06:45:55Z | |
| dc.date.available | 2010-05-24T06:45:55Z | |
| dc.date.issued | 2002 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/24928 | |
| dc.description.abstract | Cekaman kekeringan merupakan salah satu kendala pada budi daya kedelai. Besarnya penurunan hasil biji akibat cekaman kekeringan bergantung pada fase pertumbuhan dan spesies tanaman. Pada tanaman sayuran, cekaman terjadi pada potensial air berkisar -0.5 MPa. Untuk tanaman pangan dan hijauan ternak, pertumbuhan yang baik masih dapat terjadi pada kondisi potensial air mendekati -1.6 MPa. Cekaman -0.06 MPa pada kedelai dilaporkan telah menghambat proses perkecambahan benih (Heatherly & Russel 1979). | id |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | |
| dc.title | Efektivitas Polietilena Glikol untuk Mengevaluasi Tanggapan Genotipe Kedelai terhadap Cekaman Kekeringan pada Fase Perkecambahan | id |

