Senyawa Biomarker dan Dinamika Metabolomik Sebagai Mekaniskme Pertahanan Tanaman Terhadap Serangan Patogen
Abstract
Sebagai organisme sesil, tanaman tidak dapat menghindari ancaman patogen secara fisik. Sebagai gantinya, tanaman mengandalkan dinamika metabolisme yang sangat kompleks untuk bertahan hidup. Makalah ini mengkaji peran senyawa biomarker sebagai indikator biologis dari respon pertahanan tanaman terhadap serangan patogen, khususnya melalui pendekatan metabolomik. Studi kasus pada interaksi antara tomat liar (Solanum cheesmaniae) dan cendawan patogen Alternaria solani menunjukkan bahwa infeksi patogen memicu pergeseran masif dari metabolisme primer ke metabolisme sekunder. Identifikasi biomarker melalui Liquid Chromatography-Mass Spectrometry (LC-MS) tidak hanya mengungkap senyawa pertahanan seperti fenol dan indol, tetapi juga membuka peluang besar dalam pemuliaan tanaman varietas unggul, pengembangan agen pengendali hayati, serta peningkatan ketahanan tanaman kehutanan dan pertanian terhadap perubahan iklim.
Collections
- Silviculture [14]

