Show simple item record

dc.contributor.authorWinugroho, Mohammad Lukmanul Hakim
dc.date.accessioned2026-07-16T03:30:40Z
dc.date.available2026-07-16T03:30:40Z
dc.date.issued2026-06
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174819
dc.description.abstractTelinga merupakan organ pendengaran yang memiliki reseptor khusus. Selain itu telinga juga dibagi menjadi tiga bagian, yaitu telinga luar, telinga tengah dan telinga dalam 1. Telinga luar terdiri dari daun telinga dan liang telinga sampai membran timpani. Sedangkan daun telinga itu sendiri terdiri dari tulang rawan elastin dan kulit. Liang telinga berbentuk huruf S, dengan rangka tulang rawan pada sepertiga bagian luar, sedangkan dua pertiga bagian dalam rangkanya terdiri dari tulang. Panjangnya kira-kira 2,5-3cm. Pada sepertiga bagian luar kulit liang telinga terdapat banyak kelenjar serumen (kelenjar keringat) dan rambut. Dan pada duapertiga bagian dalam hanya sedikit dijumpai kelenjar serumen 2. Sedangkan telinga tengah itu berbentuk kubus dengan batas luar membran timpani, batas depan tuba Eustachius, batas bawah vena jugularis (bulbus jugularis), batas belakang aditus ad antrum dan kanalis fasialis pars vertikalis, batas atas tegmen timpani, dan batas dalam berturut-turut dari atas kebawah kanalis semisirkularis horizontal, kanalis fasialis, tingkap lonjong atau oval window serta tingkap bundar atau round window dan promontorium. Telinga dalam terdiri dari koklea(rumah siput) yang berupa dua setengah lingkaran dan vestibuler yang terdiri dari tiga buah kanalis semisirkularis. Ujung atau puncak koklea disebut helikotrema, menghubungkan perilimfa skala timpani dengan skala vestibuli 3. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherFakultas Kedokteran dan Gizi IPB Universityid
dc.titleFisiologi Dan Fungsi Serumen Serta Penatalaksanaannyaid
dc.typeArticleid
dc.subtypeOtherid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record