Show simple item record

dc.contributor.authorWinugroho, Mohammad Lukmanul Hakim
dc.date.accessioned2026-07-16T03:28:50Z
dc.date.available2026-07-16T03:28:50Z
dc.date.issued2026-06
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174818
dc.description.abstractSistem keseimbangan didefinisikan sebagai detektor gerak vestibuler perifer yang terkait dengan struktur sistem saraf pusat, dan mengubahnya menjadi informasi. Sistem ini memfasilitasi persepsi seseorang tentang orientasinya terhadap lingkungan sekitar.Sistem vestibuler perifer bertanggung jawab untuk merasakan dan mengendalikan gerak. Reseptor vestibuler perifer yang terletak di labirin setiap telinga bagian dalam memberikan informasi kepada otak mengenai gerak dan orientasi kepala yang relatif terhadap gravitasi.1,2 Penyakit gangguan keseimbangan merupakan masalah yang sering ditemukanpada orang dewasa dan orang tua,tetapi jarang terdeteksi karena sering menjadi kelainan penyertadari penyakit kronis. Penyakit ini diderita orang tua selama hidupnya dengan prevalensi 2,4%. Gangguan keseimbangan dari total keseluruhan penderita dengan keluhan vertigo dan pusing sebesar 65%. Penyebab tersering dari gangguan keseimbangan adalah BPPV yaitu 32%.3-6 Keluhan gangguan keseimbangan jarangdiperiksa, dan ketika terdiagnosisjarangdirawat. Kesembuhan gangguan keseimbangan sulit dicapai secara tuntas, sehingga dapat mengganggu aktivitas serta mengurangi kualitas hidup seseorang. Oleh sebab itu, topik ini sangat perlu di bahas secara mendalam, dengan tujuanagar mendapat pemahaman mengenai anatomi dan fisiologi vestibuler perifer. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherFakultas Kedokteran dan Gizi IPB Universityid
dc.titleAnatomi Fisiologi Sistem Vestibuler Periferid
dc.typeArticleid
dc.subtypeOtherid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record