Show simple item record

dc.contributor.authorWahyudi, Imam
dc.date.accessioned2026-06-30T03:21:30Z
dc.date.available2026-06-30T03:21:30Z
dc.date.issued2026-06
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173780
dc.description.abstractIndonesia adalah negara dengan kawasan hutan tropis terbesar ketiga di dunia, setelah Brasil dan Republik Demokratik Kongo (Rohmaningtyas 2022). Menurut Undang-Undang Kehutanan Nomor 41 Tahun 1999, berdasarkan fungsinya hutan di Indonesia dikelompokkan menjadi hutan konservasi, hutan lindung dan hutan produksi. Total luas hutan Indonesia sebesar 120 juta hektar yang terdiri dari 22,1 juta hektar hutan konservasi, 29,7 juta hektar hutan lindung dan 68,8 juta hektar hutan produksi (KLHK 2022). Kondisi tersebut menjadikan hutan Indonesia memiliki potensi sumberdaya alam yang melimpah, salah satunya adalah hasil hutan kayu. Kayu solid merupakan salah satu bentuk hasil hutan yang sampai saat ini masih banyak digunakan. Menurut Fahrussiam et al. (2023), kayu solid masih sangat diminati untuk pembuatan berbagai jenis produk dengan berbagai desain termasuk untuk tujuan arsitektur. Popularitasnya disebabkan oleh sifat kayu yang mudah diolah serta memiliki corak dan tekstur yang khas untuk setiap jenisnya. Meskipun tersedia berbagai produk komposit yang tampilan luarnya menyerupai kayu dengan harga yang lebih terjangkau, permintaan akan produk yang terbuat dari kayu solid tetap tinggi. Keunikan corak pada setiap jenis membuat kayu solid memiliki pangsa pasar tersendiri (Fahrussiam et al. 2023). ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherDepartemen Hasil Hutan, FAHUTLING-IPB Unversityid
dc.subject.ddcForest Productsid
dc.titleKarakteristik Artificial Weathered-Board Kayu Mahoni Dan Kayu Mindi Dengan Teknik Shou Sugi Banid
dc.typeArticleid
dc.subtypeOtherid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record