STUDI FOLLOW UP Analisis Pengetahuan Gizi Ibu dan Kader Posyandu sebagai Dampak Edukasi Gizi di Kab Pasuruan Jawa Timur
STUDI FOLLOW UP
| dc.contributor.author | Khomsan, Ali | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-29T03:00:50Z | |
| dc.date.available | 2026-06-29T03:00:50Z | |
| dc.date.issued | 2026-06 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173740 | |
| dc.description.abstract | Gizi balita merupakan salah satu determinan utama kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Periode balita, khususnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), merupakan fase kritis yang sangat menentukan pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta status kesehatan anak hingga dewasa. Kekurangan gizi pada masa ini dapat menimbulkan dampak jangka panjang yang bersifat permanen, seperti stunting, penurunan kecerdasan, meningkatnya risiko penyakit tidak menular, serta menurunnya produktivitas ekonomi di masa dewasa (Black et al. 2013; WHO 2020). Di Indonesia, permasalahan gizi balita masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang serius. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan bahwa prevalensi stunting, wasting, dan underweight pada balita masih relatif tinggi, meskipun telah mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir (Kemenkes RI 2018; Kemenkes RI 2022). Kondisi ini mengindikasikan bahwa upaya perbaikan gizi balita belum sepenuhnya optimal dan masih memerlukan pendekatan yang komprehensif, baik dari aspek ketersediaan pangan, akses layanan kesehatan, maupun perilaku pengasuhan dan pemberian makan anak. Salah satu faktor kunci yang berpengaruh terhadap status gizi balita adalah pengetahuan gizi ibu. Ibu memiliki peran sentral dalam pengasuhan anak, termasuk dalam pemilihan jenis pangan, pengaturan frekuensi dan porsi makan, serta praktik pemberian makan yang sesuai dengan usia dan kebutuhan gizi anak. Pengetahuan gizi yang memadai akan membantu ibu dalam memahami pentingnya pemberian ASI eksklusif, makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat, serta konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang, dan aman bagi balita (UNICEF 2021; Contento 2016). ... | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University | id |
| dc.title | STUDI FOLLOW UP Analisis Pengetahuan Gizi Ibu dan Kader Posyandu sebagai Dampak Edukasi Gizi di Kab Pasuruan Jawa Timur | id |
| dc.title | STUDI FOLLOW UP | |
| dc.type | Technical Report | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
Research Report [271]

