IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Research Report
      • Research Report
      • View Item
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Research Report
      • Research Report
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      STUDI FOLLOW UP Perubahan Dietary Diversity Score pada konsumsi pangan balita di Kab Batang Jawa Tengah

      Thumbnail
      View/Open
      Laporan Penelitian (1.064Mb)
      Date
      2026-06
      Author
      Khomsan, Ali
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Gizi balita merupakan salah satu determinan utama kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Periode balita, khususnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), merupakan fase kritis yang sangat menentukan pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta status kesehatan anak hingga dewasa. Kekurangan gizi pada masa ini dapat menimbulkan dampak jangka panjang yang bersifat permanen, seperti stunting, penurunan kecerdasan, meningkatnya risiko penyakit tidak menular, serta menurunnya produktivitas ekonomi di masa dewasa (Black et al. 2013; WHO 2020). Di Indonesia, permasalahan gizi balita masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang serius. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan bahwa prevalensi stunting, wasting, dan underweght pada balita masih relatif tinggi, meskipun telah mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir (Kemenkes RI 2018; Kemenkes RI 2022). Kondisi ini mengindikasikan bahwa upaya perbaikan gizi balita belum sepenuhnya optimal dan masih memerlukan pendekatan yang komprehensif, baik dari aspek ketersediaan pangan, akses layanan kesehatan, maupun perilaku pengasuhan dan pemberian makan anak. Konsumsi pangan yang adekuat pada balita merupakan salah satu faktor kunci dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pada masa ini, kebutuhan energi, protein, dan zat gizi mikro berada pada tingkat tinggi untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak yang pesat. Ketidakcukupan asupan pangan pada periode ini dapat menyebabkan defisit zat gizi yang berdampak pada gangguan pertumbuhan, penurunan imunitas, serta meningkatnya risiko malnutrisi seperti underweght dan stunting (Grantham-McGregor et al. 2007). ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173739
      Collections
      • Research Report [271]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository