Show simple item record

dc.contributor.authorVerinda, Sera Budi
dc.date.accessioned2026-06-29T00:37:48Z
dc.date.available2026-06-29T00:37:48Z
dc.date.issued2026-06
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173733
dc.description.abstractAdas sowa (Gambar 1) secara global dikenal dengan ‘dill’.1 Nama ilmiah yang diberikan untuk tanaman ini adalah Anethum graveolens L. dengan beberapa sinonim seperti Peucedanum graveolens, Peucedanum sowa, Anethum foeniculum, Anethum sowa atau Fructus anethi (Tabel 1).2 Nama genus Anethum diturunkan dari Bahasa Yunani yaitu ‘aneeson’ atau ‘aneeton’ yang berarti aroma yang kuat atau ‘strong smelling’.1 Masyarakat Indonesia mengenal adas sowa sebagai adas pedas atau jera maneh (Aceh), adas (Minangkabau), hades (Sunda), adas landa, adas landi atau adas welanda (Jawa), adhas (Madura), papang atau pampas (Manado), papas (Alfuru), denggu-denggu (Gorontalo), papaato (Buol), protomo (Baree), adasa rempasu (Makassar), adase (Bugis), kumpasi (Sangir Talaud), adas (Bali), dan wala wunga (Sumba). ...id
dc.language.isoidid
dc.titleFarmakognosi dan Farmakologis Tumbuhan Adas Sowa (Anethum graveolens L.)id
dc.typeArticleid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record