Show simple item record

dc.contributor.authorKemuning, Asri Ragil
dc.date.accessioned2026-06-29T00:13:30Z
dc.date.available2026-06-29T00:13:30Z
dc.date.issued2026-06
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173731
dc.description.abstractDrug induced liver injury (DILI) merupakan suatu keadaan di mana terjadi kerusakan pada hepar yang disebabkan oleh senyawa kimia berupa obat atau herbal, baik yang diperoleh dari resep dokter ataupun tidak.1–3 Obat-obatan tersebut termasuk molekul kimia, biologi, obat-obatan tradisional Cina, obat-obatan herbal, dan suplemen makanan. National Institute of Diabetes and Digestive, and Kidney Diseases (NIDDK) telah mengumpulkan database obat dan senyawa herbal yang dapat menginduksi kerusakan hati, dan dapat digunakan untuk evaluasi DILI.2,4 Kelainan ini sering terjadi dan termasuk reaksi terhadap obat yang cukup berat. Komplikasi yang ditimbulkan bahkan dapat menyebabkan acute liver failure (ALF) bahkan kematian. DILI merupakan komplikasi potensial yang hampir selalu ada pada setiap obat yang diberikan, karena hati merupakan pusat disposisi metabolik dari semua obat dan bahan asing yang memasuki tubuh.1 Kerusakan hati yang terjadi dapat disebabkan oleh toksisitas lansung dari xenobiotik atau metabolitnya, atau secara tidak langsung akibat respon imun abnormal terhadap bahan asing yang memasuki tubuh.3 Luputnya diagnosis DILI sering terjadi karena DILI memiliki spektrum yang luas, mulai dari tidak bergejala sama sekali sampai gagal hati akut yang mengancam nyawa, dan mirip dengan gangguan hepatobilier lainnya ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherFakultas Kedokteran dan Gizi IPB Universityid
dc.titlePemeriksaan Laboratorium Drug Induced Liver Injuryid
dc.typeArticleid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record