Optimasi Induksi Dan Proliferasi Kalus Kunci Pepet (Kaempferia Angustifolia Linn.) Melalui Kultur Meristem dan Modifikasi Media MS
View/ Open
Date
2026Author
Santosa, Dwi Andreas
Sanjaya, Wilhelmus Terang Arga
Metadata
Show full item recordAbstract
Kunci pepet (Kaempferia angustifolia Linn.) merupakan tanaman obat potensial yang memerlukan dukungan teknologi kultur jaringan untuk penyediaan bahan tanam dan pengembangan produksi biomassa sel secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan memperoleh formulasi media dan metode eksplan yang lebih efektif untuk induksi serta proliferasi kalus kunci pepet secara in vitro. Penelitian dilakukan melalui optimasi media Murashige and Skoog (MS) dengan kombinasi 2,4-D, kinetin, IBA, BAP, NAA, Plant Preservative Mixture (PPM), serta penambahan kasein hidrolisat, glutamin, dan beberapa asam amino. Hasil awal menggunakan eksplan umbi menunjukkan tingkat kontaminasi tinggi, yaitu 45-75%, dengan persentase pembentukan kalus rendah, yaitu 5,5-17,4%. Penambahan PPM mampu menekan kontaminasi hingga sekitar 40-45%, tetapi belum menghasilkan induksi kalus yang optimal. Penggunaan kultur meristem memberikan hasil lebih baik, dengan kontaminasi 10-20% dan pembentukan kalus hingga 60% pada media MS yang ditambah 3 mg/L 2,4-D, 0,1 mg/L kinetin, dan 1 mL/L PPM. Pada tahap proliferasi, media MS dengan 1 mg/L 2,4-D dan 0,1 mg/L kinetin menghasilkan pertumbuhan kalus terbaik, yaitu mencapai 11 mm pada 35 hari setelah tanam. Penambahan kasein hidrolisat 500 mg/L dan glutamin 100 mg/L dapat mendukung pembentukan kalus hingga 55%, sedangkan asam amino lain tidak menunjukkan peningkatan yang konsisten. Hasil ini menunjukkan bahwa kultur meristem dengan kombinasi 2,4-D dan kinetin merupakan pendekatan potensial untuk pengembangan sistem kultur jaringan kunci pepet.
Collections
- Research Report [271]

