Molecular Docking Senyawa Ekstrak Binahong terhadap Enzim α-Glukosidase dan α-Amilase.
Abstract
Enzim α-amilase berperan dalam menghidrolisis pati menjadi oligosakarida yang lebih
sederhana, sedangkan α-glukosidase melanjutkan proses tersebut dengan mengubah
disakarida menjadi glukosa yang siap diserap di usus halus (Bischoff 1994). Oleh karena
itu, inhibisi kedua enzim ini dapat memperlambat proses pencernaan karbohidrat dan
penyerapan glukosa, sehingga efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah
postprandial (Krentz dan Bailey 2005).
Obat-obatan sintetis seperti acarbose diketahui bekerja sebagai inhibitor α-amilase dan
α-glukosidase, namun penggunaannya sering dikaitkan dengan efek samping
gastrointestinal seperti diare, flatulensi, dan kembung (van de Laar et al. 2005). Hal ini
mendorong pencarian alternatif inhibitor dari bahan alam yang lebih aman dan memiliki
efek samping minimal.
Tanaman binahong (Anredera cordifolia) merupakan salah satu tanaman obat tradisional
yang banyak dimanfaatkan di Indonesia. Tanaman ini mengandung berbagai senyawa
bioaktif seperti flavonoid, saponin, alkaloid, dan polifenol yang berpotensi sebagai agen
antidiabetes (Astuti et al. 2011). Senyawa flavonoid dan polifenol diketahui memiliki
kemampuan dalam menghambat aktivitas enzim pencernaan karbohidrat serta berperan
sebagai antioksidan yang dapat mengurangi stres oksidatif pada penderita diabetes
(Tadera et al. 2006). Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ekstrak binahong
memiliki aktivitas hipoglikemik, namun mekanisme interaksinya terhadap enzim target
seperti α-amilase dan α-glukosidase masih perlu dikaji lebih lanjut (Sari et al. 2015).
Pendekatan in silico menggunakan metode molecular docking merupakan teknik yang
efektif untuk memprediksi interaksi antara senyawa bioaktif dengan protein target.
Metode ini memungkinkan analisis afinitas ikatan, stabilitas kompleks, serta jenis
interaksi yang terbentuk antara ligan dan reseptor pada tingkat molekuler (Morris dan
Lim-Wilby 2008). Dengan demikian, molecular docking dapat digunakan sebagai tahap
awal dalam penemuan obat berbasis bahan alam.
Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi
senyawa aktif dalam ekstrak binahong (Anredera cordifolia) sebagai inhibitor enzim α-
amilase dan α-glukosidase melalui pendekatan molecular docking. Hasil penelitian ini
diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah mengenai mekanisme interaksi molekuler
senyawa bioaktif binahong terhadap kedua enzim tersebut serta menjadi dasar dalam
pengembangan kandidat obat antidiabetes berbasis bahan alam. ..
Collections
- Chemistry [144]

