Dengue Fever
| dc.contributor.author | Efiyanti, Christy | |
| dc.date.accessioned | 2026-03-10T00:31:32Z | |
| dc.date.available | 2026-03-10T00:31:32Z | |
| dc.date.issued | 2026-03 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172831 | |
| dc.description.abstract | Demam dengue/DF dan demam berdarah dengue/DBD (dengue haemorrhagic fever/DHF) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dengan manifestasi klinis demam, nyeri otot dan/atau nyeri sendi yang disertai lekopenia, ruam, limfadenopati, trombositopenia dan diatesis hemoragik. Pada DBD terjadi perembesan plasma yang ditandai oleh hemokonsentrasi (peningkatan hematokrit) atau penumpukan cairan di rongga tubuh. Sindrom renjatan dengue (dengue shock syndrome) adalah demam berdarah dengue yang ditandai oleh renjatan/syok. Demam dengue dan demam berdarah dengue disebabkan oleh virus dengue, yang termasuk dalam genus Flavivirus, keluarga Flaviviridae. Flavivirus merupakan virus dengan diameter 30 nm terdiri dari asam ribonukleat rantai tunggal dengan berat molekul 4x10.1 Tidak semua yang terinfeksi virus dengue akan menunjukkan manifestasi DBD berat. Ada yang hanya bermanifestasi demam ringan yang akan sembuh dengan sendirinya atau bahkan ada yang sama sekali tanpa gejala sakit (asimtomatik). Sebagian lagi akan menderita demam dengue saja yang tidak menimbulkan kebocoran plasma dan mengakibatkan kematian. Upaya pengendalian DBD yang penting pada saat ini adalah melalui upaya pengendalian nyamuk penular, vaksin dan upaya membatasi kematian karena DBD. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran (FK) IPB Universityy | id |
| dc.title | Dengue Fever | id |
| dc.type | Article | id |
| dc.subject.keyword | Demam dengue | id |
| dc.subject.keyword | Demam berdarah dengue | id |
| dc.subject.keyword | Virus dengue | id |
| dc.subject.keyword | Sindrom renjatan dengue | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
Medicine [107]
Faculty of Medicine

