Show simple item record

dc.contributor.authorSajogyo
dc.date.accessioned2026-02-12T07:35:19Z
dc.date.available2026-02-12T07:35:19Z
dc.date.issued2001
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172737
dc.description.abstractNaskah ini membahas arah pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah pasca diterbitkannya Undang-Undang Otonomi Daerah tahun 1999. Fokus utamanya adalah menyelaraskan rencana pembangunan lima tahun (2001-2005) dengan potensi ekonomi rakyat dan budaya lokal, khususnya budaya Dayak. Sajogyo menyoroti perlunya "kembali ke" atau mempertahankan Sistem Kalimantan, yaitu pola pemanfaatan sumber daya alam yang berbasis pada kearifan lokal seperti pertanian berpindah dan tanaman keras, yang dianggap lebih sesuai dibandingkan model transmigrasi tanaman pangan intensif. Ringkasan ini mencakup beberapa poin krusial: Visi Pembangunan: Mengedepankan pemberdayaan masyarakat dalam sistem politik demokratis dan supremasi hukum. Potensi Lokal: Menekankan pentingnya infrastruktur transportasi di koridor Kalimantan Tengah untuk memperkuat hubungan desa-kota dan mendukung bisnis kecil-menengah. Kelembagaan: Usulan pendirian Institut Riset Dasar dan Terapan untuk memandu kebijakan keberlanjutan. Proses Operasional: Langkah-langkah konkret melalui lokakarya regional dan pembentukan konsorsium antara LSM, universitas, dan pemerintah daerah untuk mengoperasionalkan rencana pembangunan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherPerpustakaan Sajogyo Instituteid
dc.titleSustainable Development In Central Kalimantan Based On Local Culture And Resources.id
dc.typeArticleid
dc.subject.keywordPembangunan Berkelanjutanid
dc.subject.keywordPotensi Ekonomi; Budaya Lokalid
dc.subject.keywordPembangunan Pedesaanid
dc.subject.keywordPemberdayaan Masyarakatid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

  • Sajogyo [84]
    Collection contains materials pertaining to the Able Family

Show simple item record