Show simple item record

dc.contributor.authorSajogyo
dc.date.accessioned2026-02-12T02:31:01Z
dc.date.available2026-02-12T02:31:01Z
dc.date.issued1978
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172719
dc.description.abstractPertama kita berhadapan dengan serangkaian pertanyaan kunci: a) Jenis-jenis masalah gizi apa yang terdapat di pedesaan kita? (umumnya gizikurang atau buruk, bukan gizilebih) b) Siapa-siapa dari golongan mana yang terkena gizikurang? c) Sampai berapa parahnya dan meluas masalah gisi itu? d) Apa akibatnya hal itu bagi orang-orang yang terkena dan bagi masyarakat luas? (jika hal itu tak diatasi) e) Ragam kecukupan pangan apa (berdasar selera dan kebiasaan makan setempat) yang dapat memenuhi tingkat gizibaik? Kita dapat membedakan beragam golongan rawan gizi,pertama anak balita, kedua ibu mengandung dan menyusui, anak umur sekolah dan remaja, bahkan ada orang dewasa laki-laki atau perempuan dari golongan tertentu (miskin) dan dalam musim tartentu (pacaklik, lapar-biasa). Dalam hal anak balita, gambaran kita di pedesaan masih sebagai berikut: dari 10 bayi yang lahir hidup, dua anak meninggal (sebelum umur 5 tahun), 3 anak yang gizi kurang dan hanya 5 anak yang sehat.id
dc.language.isoidid
dc.publisherPerpustakaan Sajogyo Instituteid
dc.titleBagaimana Melembagakan Usaha Perbaikan Gizi Keluarga?id
dc.typeArticleid
dc.subject.keywordUPGKid
dc.subject.keywordTaman Giziid
dc.subject.keywordKurang Giziid
dc.subject.keywordMasyarakat Pedesaanid
dc.subject.keywordKemiskinanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

  • Sajogyo [84]
    Collection contains materials pertaining to the Able Family

Show simple item record