Show simple item record

dc.contributor.authorSajogyo
dc.date.accessioned2026-02-09T04:28:36Z
dc.date.available2026-02-09T04:28:36Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172672
dc.description.abstractIwan Gardono S. (2001), sosiolog dari UI, Depok, menganjurkan di dalam reformasi konstitusi (UUD) Indonesia, kita lebih memperhatikan kondisi sosiologis dan empirik, tak membatasi diri pada aspek normatif dan legal. Perhatian khusus mesti diberikan pada berbagai kelompok vertikal (“multi strata”) (petani, nelayan, buruh, sektor informal, masyarakat adat). Menetapkan substansi konstitusi baru yang lebih “populis” itu akan membuka peluang kita dapat menghasilkan “bangunan sosial” yang lebih adil dan tangguh.id
dc.language.isoidid
dc.publisherPerpustakaan Sajogyo Instituteid
dc.titlePertanian Dan Kemiskinanid
dc.typeArticleid
dc.subject.keywordLapisan Bawah Masyarakatid
dc.subject.keywordProgram Pembangunanid
dc.subject.keywordReformasi Konstitusiid
dc.subject.keywordPembangunan Ekonomiid
dc.subject.keywordKeadilan Sosialid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

  • Sajogyo [84]
    Collection contains materials pertaining to the Able Family

Show simple item record