Show simple item record

dc.contributor.authorSajogyo
dc.date.accessioned2026-02-09T02:14:20Z
dc.date.available2026-02-09T02:14:20Z
dc.date.issued1976
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172666
dc.description.abstractTulisan ini merupakan tinjauan kritis Sajogyo terhadap distribusi penguasaan tanah di Jawa yang menjadi basis masalah kemiskinan perdesaan. Sajogyo menggunakan data Sensus Pertanian 1963 sebagai perbandingan untuk menunjukkan bahwa kasus kemiskinan ekstrem di Desa Sriharjo bukanlah pengecualian, melainkan gambaran umum Jawa. Isu utamanya adalah ketimpangan tajam antara "golongan cukup" (petani dengan lahan >0,5 ha yang mencakup 33% populasi namun menguasai 78% tanah) dengan "golongan gurem/tak bertanah" (mencakup 40-50% populasi). Tujuan penulisan ini adalah memberikan perspektif kebijakan baru untuk menangani kelompok termiskin yang selama ini tidak terjangkau oleh program pembangunan arus utama seperti Bimas atau KUD. Sajogyo menyimpulkan bahwa membiarkan kelompok gurem mencari hidup secara individu hanya akan memperkuat ketergantungan patronase pada elit desa. Ia mengusulkan langkah radikal melalui restrukturisasi kelembagaan khusus untuk buruh tani dan petani gurem.id
dc.language.isoidid
dc.publisherPerpustakaan Sajogyo Instituteid
dc.titlePengantar Buku Penduduk dan Kemiskinan: Kasus Sriharjo di Pedesaan Jawaid
dc.typeArticleid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

  • Sajogyo [84]
    Collection contains materials pertaining to the Able Family

Show simple item record