| dc.description.abstract | Penelitian pengaruh aplikasi pupuk majemuk NPK (15-10-12) dilakukan
pada tanaman padi sawah sebagai tanaman indikator di Kebun Percobaan
Padi, Instalasi Pengujian dan Penerapan Standar Instrumen Padi (IP2SIP)
Muara Kota Bogor yang disusun dalam rancangan acak kelompok dengan
enam perlakuan, yaitu Kontrol (tanpa N, K, dan P), NPK standar, 0.5 NPK, 1.0
NPK, 1.5 NPK, dan 2.0 NPK. Perlakuan NPK standar dilakukan sebagai
pembanding dengan menggunakan pupuk urea (45% N), SP36 (36% P2O5)
dan KCl (60% K2O) yang sudah beredar di pasaran dengan takaran pupuk
masing-masing sebesar 250 kg urea/ha atau setara 112,5 kg N/ha, 150 kg
SP36/ha atau setara 54 kg P2O5/ha dan 100 kg KCl/ha atau setara 60 kg
K2O/ha. Setiap perlakuan diulang empat kali sehingga diperoleh 24 satuan
percobaan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pupuk NPK (15-10-12)
nyata meningkatkan tinggi tanaman dan produksi gabah kering panen (GKP)
dibandingkan Kontrol (tanpa pupuk NPK). Hasil panen GKP maupun gabah
bersih pada perlakuan takaran pupuk NPK (15-10-12) tidak menunjukkan
perbedaan nyata dengan perlakuan NPK standar. Perlakuan 1.0 NPK, 1.5
NPK, dan 2.0 NPK menunjukkan nilai RAE lebih dari nilai RAE perlakuan NPK
standar (=100%), yaitu masing-masing sebesar 101%, 106%, dan 104%. | id |