Meningitis Tuberkulosis Pada Anak
| dc.contributor.author | Rahim, Ditia Gilang Shah Putra | |
| dc.date.accessioned | 2025-06-26T06:53:40Z | |
| dc.date.available | 2025-06-26T06:53:40Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/163155 | |
| dc.description.abstract | Penyakit tuberkulosis (TB) merupakan penyebab morbiditas dan mortalitas yang utama pada anak di negara endemis TB.1, 2 Meningitis tuberkulosis (MTB) merupakan bentuk paling berbahaya dari TB ekstrapulmonal yang melibatkan sistem saraf pusat. Insidens MTB hanya 5% dari keseluruhan angka kejadian TB ekstrapulmonal yang sering pada usia di bawah 5 tahun namun jarang pada anak usia dibawah 3 bulan.3 Meningitis tuberkulosis diperkirakan terjadi pada 1 diantara 300 anak yang terinfeksi TB namun tidak diobati. Prognosis MTB sangat dipengaruhi oleh waktu dimulainya terapi, apabila terapi dimulai pada stadium dini maka prognosis akan lebih baik dibandingkan memulai terapi pada stadium lanjut. Angka kematian dan sekuele akan sangat tinggi pada MTB stadium tiga. ... | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran IPB University | id |
| dc.title | Meningitis Tuberkulosis Pada Anak | id |
| dc.type | Article | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
Medicine [107]
Faculty of Medicine

