Browsing by Subject "co-composting"
Now showing items 1-17 of 17
-
Co-Composting Limbah Padat Beltpress Dan Jerami Padi Dengan Aerated Static Pile
(2016)Limbah padat dari mesin beltpress dihasilkan sebanyak 1,25 ton/hari namun sampai saat ini belum termanfaatkan, menimbulkan bau tidak sedap dan membutuhkan biaya besar untuk pembuangannya. Pengomposan merupakan teknologi ... -
Co-Composting Process Of Bagasse And Sludge From Sugarcane Industry With Influence Of Difference Initial C/N Value And Aeration
(2013-09)The purpose of this research was to utilize bagasse and sludge of the sugarcane industry through cocomposting processes for producing compost and determine the influence of aeration and C/N ratio. In composting process, ... -
Desain Teknik Proses Co-composting Sludge dan Abu Ketel dan Dreg PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper dengan Metode Aerated Static Pile
(2024)PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper menghasilkan limbah padat yaitu sludge (30 ton/hari) dan abu ketel (33,3 ton/hari). Metode sanitary landfill yang digunakan saat ini sudah tidak efektif. Salah satu metode pemanfaatan ... -
Desain Teknik Proses Co-composting Sludge dan Abu Ketel dan Dreg PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper dengan Metode Aerated Static Pile
(2024)PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper menghasilkan limbah padat berupa sludge (30 ton/hari), abu ketel (33,7 ton/hari), dan dregs (3 ton/hari). Limbah yang dihasilkan ini belum diolah dengan baik. Sanitary landfill yang ... -
Desain Teknik Proses Co-composting Sludge dan Abu Ketel PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper dengan Metode Windrow Composting
(2024)PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper menghasilkan limbah sludge (30 ton/hari) dan abu ketel (33,3 ton/hari). Penanganan limbah saat ini menggunakan metode sanitary landfill. Salah satu alternatif pemanfaatan limbah adalah ... -
Desain Teknik Proses Co-composting Sludge, Abu Ketel dan Dregs PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper dengan Metode Windrow Composting
(2024)PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper menghasilkan limbah padat dalam jumlah besar diantaranya sludge 30 ton/hari, abu ketel 33,7 ton/hari dan dregs 3 ton/hari. Limbah ditangani dengan ditimbun langsung di sanitary landfill, ... -
Evaluasi Kinerja Co-composting Bagas dengan Blotong pada Kapasitas Proses yang Ditingkatkan
(2013)Penelitian untuk menentukan kondisi optimum proses co-composting bagas dan blotong pada skala laboratorium telah dilakukan. Namun, untuk dapat diaplikasikan di industri perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja co-composting ... -
Evaluasi Kinerja Peningkatan Kapasitas Pengomposan dari Campuran Blotong, Bagas, dan Abu Ketel
(2014)Composted filter cake, bagasse, and boiler ash on laboratory scaled which used aerated pile method had generated an optimum initial C/N and resulted the best compost quality. Meanwhile in order to be applied directly in ... -
Kajian pengaruh aerasi dan konsentrasi sludge terhadap laju penurunan c/n pada proses co-composting blotong dan sludge industri gula
(2011)Filter cake and sludge are a solid waste of sugar industry which containing high organic material so that can be used as raw material for making organic fertilizer. Technology co-composting can reduce the content of organic ... -
Kajian Peningkatan Kapasitas Proses Co-Composting Blotong dan Abu Ketel
(2014)Co-composting at industrial scale can be applied for utilization of filter cake and boiler ash. For applying in industrial scale, study on composting performance in larger capacity was needed. The purpose of this research ... -
Pemanfaatan Limbah Sludge dan Abu Ketel Industri Pulp and Paper untuk Pembuatan Kompos sebagai Media Tanam Eucalyptus Pellita
(2024)Pengomposan diidentifikasi sebagai solusi efektif untuk mengolah limbah sludge PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper menjadi kompos dengan menambahkan abu ketel sebagai bahan baku tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk ... -
Pengaruh Perbedaan Nilai C/N Dan Laju Aerasi Pada Proses Co-Composting Bagasse Dengan Blotong Pada Limbah Industri Gula
(2012)The sugarcane industry in Indonesia produce the waste from bagasse and filter cake that until recently is still not optimum in processing. One of alternatives handling is co-composting bagasse and filter cake that will ... -
Pengolahan Limbah Pohon Pisang Tanduk Dalam Pembuatan Kompos Menggunakan Metode Windrow
(2025)Indonesia menghasilkan buah pisang (Musa Paradisiaca) sebanyak 9,33 jt ton pada tahun 2023. Selain buah, bagian tanaman lainnya menjadi limbah dikarenakan belum dimanfaatkan, salah satu pemanfaatan limbah pisang dapat ... -
Pengomposan Blotong, Bagas dan Abu Ketel dari Industri Gula dengan Perlakuan Aerasi Aktif dan Perbedaan Nilai C/N Awal
(2012)Filter Cake, Bagasse and Boiler wastes in the sugarcane industry has not been used optimally. Therefore, it is necessary to studies use of composting. The purposes of study are to optimize the wastes utilization with ... -
Perancangan Proses Co-composting dan Nano Teknologi untuk Penanganan Limbah Padat Industri Gula
(2014)Sebagaimana agroindustri lainnya, industri gula tebu memiliki tantangan besar dalam pemanfaatan yang tepat dari limbah padatnya, yaitu bagas, blotong dan abu ketel. Bagas telah banyak digunakan secara luas sebagai bahan ... -
Proses Co-Composting Abu Ketel dengan Bagas menggunakan Kotoran Sapi dengan Perlakuan Laju Aerasi dan Nilai C/N Awal
(2012)Boiler ash and bagasse contain high organic carbon and have a good characteristic, so it facilitate the circulation and air flow went into co-composting. The objective of this research were to utilize solid waste of sugar ... -
Proses Co-composting Bagas dan Sludge dari Industri Gula dengan Pengaruh Perbedaan Nilai C/N Awal dan Aerasi
(2013)Bagasse and sludge are solid waste of sugar industry which contained high organic material and have not been used optimally. The purpose of this research was to utilize bagas and sludge of the sugar industry through ...

