Browsing by Subject "bioekologi"
Now showing items 1-6 of 6
-
Bioekologi Dan Pengembangan Hiu Paus (Rhincodon Thypus) Sebagai Obyek Ekowisata Di Taman Nasional Teluk Cenderawasih
(2017)Hiu paus (Rhincodon typus) bagi masyarakat Papua juga dikenal dengan nama Gurano Bintang merupakan salah satu satwa liar yang sering muncul di kawasan TNTC dan merupakan obyek daya tarik wisata di TNTC yang paling diminati ... -
Bioekologi dan Status Resistansi Aedes aegypti dan Aedes albopictus pada daerah endemis dengue di Bandar Lampung.
(2023-08-21)Nyamuk (Diptera: Culicidae) memiliki peran penting dalam kehidupan manusia karena dapat menjadi vektor beberapa patogen, seperti virus (dengue, chikungunya), parasit (Plasmodium) dan cacing (filaria). Nyamuk Aedes aegypti ... -
Bioekologi dan Strategi Pengembangan Ekowisata Hiu Paus (Rhincodon thypus) di Taman Nasional Teluk Cenderawasih
(2018)Hiu paus (Rhincodon typus) bagi masyarakat Papua juga dikenal dengan nama Gurano Bintang merupakan salah satu satwa liar yang sering muncul di kawasan TNTC dan merupakan obyek daya tarik wisata di TNTC yang paling diminati ... -
Bioekologi ngengat parasitoid (lepidoptera: epipyropidae) pada wereng pucuk mete, Sanurus spp. (hemiptera: flatidae) di pertanaman jambu mete pulau Lombok
(2011)Ngengat parasitoid Epipyropidae merupakan salah satu famili dari ordo Lepidoptera yang memarasit hama dari ordo Homoptera superfamili Fulgoroidea. Ngengat parasitoid ini baru dilaporkan pertama kalinya menyerang WPM ... -
Konsentrasi Logam Berat Dan Bioekologi Ikan Sapu-Sapu, Pterygoplichthys Pardalis (Castelnau, 1855) Di Sungai Ciliwung
(2016)Ikan sapu-sapu (Loricariidae), Pterygoplichthys pardalis jumlahnya berlimpah di Sungai Ciliwung. Ikan ini digunakan sebagai salah satu sumber protein hewan, tetapi kondisinya yang tercemar logam berat menjadikannya beresiko ... -
Pengelolaan zona pemanfaatan ekosistem mangrove melalui optimasi pemanfaatan sumberdaya kepiting bakau (scylla serrata) di Taman Nasional Kutai provinsi Kalimantan Timur
(2011)Taman Nasional Kutai (TNK) memiliki ± 5 227 ha hutan mangrove di sepanjang pesisir pantainya. Hampir 23% luas hutan mangrove ini mengalami degradasi akibat konversi lahan dan pemanfaatan yang merusak. Untuk itu perlu dicari ...

