View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Sensitivitas dan Stabilitas Biosensor Etanol Berbasis Biofilm Acetobacter aceti untuk Deteksi Kehalalan pada Makanan dan Minuman.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (14.61Mb)
      Date
      2019
      Author
      Susparini, Ninik Triayu
      Abidin, Zaenal
      Pradono, Dyah Iswantini
      Nurhidayat, Novik
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      (ADH) terikat pyrrokuinoline quinone PQQ yang dapat dapat bereaksi dengan susbtrat etanol. Sebelum dijadikan sebagai bioreseptor, kultur yang berasal dari hasil isolasi air kelapa dimurnikan terlebih dahulu untuk mendapatkan bakteri murni A. aceti. Proses ini dilakukan, agar reaksi yang dihasilkan saat proses deteksi lebih spesifik. Akan tetapi, daya tahan hidup bakteri yang singkat mengakibatkan aktivitas dan stabilitas enzim yang rendah, oleh karena itu bakteri A. aceti dibentuk menjadi biofilm untuk menjaga kestabilan aktivitas enzim didalamnya. Screen-printed carbon electrode (SPCE) digunakan sebagai tempat pelekatan biofilm. Hasil scanning electron microscopy (SEM) menunjukkan bahwa A. aceti membentuk biofilm yang kuat pada permukaan elektrode.Biosensor etanol dibuat dengan membentuk biofilm bakteri A. aceti sebagai penghasil enzim PQQ-ADH pada SPCE. Deteksi secara elektrokimia menggunakan teknik voltametri siklik. Karakterisasi biosensor dilakukan pada SPCE murni, etanol, metanol dan H2O2, dihasilkan reaksi yang spesifik terhadap etanol. Rentang linearitas yang digunakan untuk pengukuran sensitivitas, limit deteksi (LD) dan limit kuantiasi (LK) adalah dari 5 × 10-5%- 3 × 10-4%v/v. Nilai koefisien determinasi yang didapatkan adalah 0.9969. Sensitivitas yang didapatkan cukup besar yaitu 43076 μA %-1 atau setara dengan 251.42 μA mM-1. LD dan LK yang diperoleh masing-masing 2.32 x 10-5 dan 7.03 x 10-5 %v/v. Keterulangan pengukuran diuji pada 6 titik konsentrasi larutan etanol, yaitu 1 × 10-5, 1 × 10-4, 1 × 10-3,1 × 10-2, 1 × 10-1 dan 1 %v/v menghasilkan standar baku relative (SBR) sebesar 1.08 %. Biosensor yang dibangun selektif terhadap etanol. Stabilitas operasional biosensor diuji secara berkala selama 7 minggu menggunakan etanol 1%, menyisakan aktivitas sebesar 98.99%. Verifikasi metode pengukuran antara biosensor etanol dan kromatografi gas pada sampel nyata menunjukan hasil keduanya berbeda nyata, meskipun demikian biosensor yang dibangun telah menghasilkan sensitivitas yang tinggi, terutama pada deteksi etanol dibawah 1 %v/v dan stabilitas yang sangat baik. Secara keseluruhan bioensor yang dibangun telah memiliki kinerja yang baik.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/97639
      Collections
      • MT - Mathematics and Natural Science [4143]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository