Pengaruh Penambahan Azospirillum sp dan Mikroorganisme Selulolitik untuk Peningkatan Kadar Klorofil pada Bibit Kelapa Sawit.
View/ Open
Date
2019Author
Qiftiah, Kharina Marifatul
Puspita, Puspa Julistia
Situmorang, Elizabeth
Metadata
Show full item recordAbstract
Cocopeat merupakan material yang dapat digunakan sebagai media tanam dan
tersedia dalam jumlah yang cukup banyak. Namun penggunaannya masih
memerlukan penambahan pupuk. Hal tersebut dapat diatasi dengan menambahkan
mikroorganisme ke dalam media tanam. Penelitian ini bertujuan melihat respon
pertumbuhan tanaman dan kadar klorofil yang terbentuk pada bibit kelapa sawit
melalui penambahan Azospirillum sp dan mikroorganisme selulolitik. Penelitian
yang dilakukan meliputi seleksi isolat selulolitik, uji kompatibilitas antar isolat,
pengamatan parameter pertumbuhan meliputi bobot kering, tinggi tanaman, panjang
akar, jumlah daun, jumlah akar dan uji kadar klorofil daun. Hasil penelitian
menunjukan bahwa formulasi isolat selulolitik yang dapat digunakan adalah isolat
F77, F72, B33, dan B37. Parameter bobot kering memberikan hasil yang berbeda
nyata pada perlakuan NFCL (mikroorganisme penambat nitrogen dan selulolitik
(1:1) ) dibandingkan perlakuan lain dengan nilai 1.62 gram. Kadar klorofil total
tertinggi didapatkan melalui perlakuan 2NFCL (mikroorganisme penambat nitrogen
dan selulolitik (2:1) ) dengan nilai 0.28 mg/gram.
Collections
- UT - Biochemistry [1466]
