Analisis Pengaruh Budaya Organisasi dan Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Keterikatan Pegawai Generasi Y (Studi pada Kantor Pusat Otoritas Jasa Keuangan Jakarta).
Abstract
Otoritas Jasa Keuangan adalah lembaga pengawas IJK yang dibentuk berdasarkan
UU No. 21 Tahun 2011 melalui pemindahan tugas pegawai BAPEPAMLK
dan BI ke OJK serta proses rekrutmen. Tahun 2016–2017 keterikatan pegawai
mayoritas berada di level “kerja sama yang menyenangkan” yang dianggap berpeluang
meninggalkan lembaga. Oleh sebab itu, diperlukan pemeliharaan keterikatan
pegawai melalui internalisasi nilai budaya dan faktor kualitas kehidupan kerja.
Tujuan penelitian untuk menganalisis persepsi budaya organisasi, kualitas kehidupan
kerja, dan keterikatan serta pengaruh dominan nilai budaya dan faktor kualitas
kehidupan kerja terhadap keterikatan pegawai milenial. Penelitian menggunakan
metode analisis deskriptif dan SEM-PLS. Persepsi pegawai mengenai budaya
organisasi, kualitas kehidupan kerja, dan keterikatan mayoritas sangat baik. Hasil
analisis SEM-PLS menunjukkan nilai profesionalisme dan sinergi, serta faktor
penyelesaian konflik merupakan indikator dominan yang berpengaruh signifikan
terhadap keterikatan pegawai pada dimensi pekerjaan dan lingkungan kerja.
Collections
- UT - Management [3631]
