View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Nutrition Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Nutrition Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Karakteristik antropometri atlet remaja perempuan cabang olahraga aerob dan anaerob di sekolah atlet PPOP DKI Jakarta

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (14.29Mb)
      Date
      2018
      Author
      Qiyamulail, Irtya
      Riyadi, Hadi
      Dewi, Mira
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik antropometri atlet remaja perempuan cabang olahraga aerob dan anaerob. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study pada atlet remaja perempuan di PPOP DKI Jakarta yang dilaksanakan pada bulan Mei 2018. Data primer dikumpulkan dari 33 responden yang terdiri dari 5 orang atlet pencak silat, 6 orang atlet renang, 4 orang karate, 7 orang angkat besi, 3 orang voli pasir, dan 8 orang voli indoor. Responden dibagi menjadi dua kelompok cabang olahraga. Cabang olahraga aerob terdiri dari pencak silat, renang dan karate, sedangkan cabang olahraga anaerob terdiri dari angkat besi, voli pasir dan voli indoor. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar atlet memiliki status gizi normal (81.8%), persen lemak tubuh atletis (90.9%), massa otot rata-rata (51.5%), dan aktivitas fisik sedang (48.5%). Hasil pengukuran antropometri menunjukkan bahwa atlet anaerob memiliki berat badan dan tinggi badan yang lebih besar dibandingkan dengan atlet aerob. Hasil uji beda independent sample t-test dan Mann Whitney menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (p<0.05) pada biacromial breadth, sitting height dan aktivitas fisik antara cabang olahaga aerob dan anaerob namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p>0.05) pada pengukuran karakteristik antropometri yang lain. Hasil pengukuran biacromial breadth dan sitting height pada atlet cabang olahraga anaerob memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan atlet cabang olahraga aerob yaitu dengan nilai sebesar 38.7 ± 4.2 cm dan 83.2 ± 3.8 cm dan. Hasil perhitungan aktivitas fisik menggunakan Physical Activity Level (PAL) menunjukkan bahwa aktivitas fisik atlet cabang olahraga aerob memiliki nilai PAL yang lebih besar dibandingkan dengan atlet cabang olahraga anaerob dengan nilai sebesar 2.0 ± 0.3.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/94860
      Collections
      • UT - Nutrition Science [3187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository