Seleksi Tanaman Alfalfa (Medicago Sativa L) Unggul Pasca Iradiasi Sinar Gamma 200 Gray Teradaptasi Berbagai Taraf Cekaman Masam Melalui Kultur Jaringan
View/ Open
Date
2018Author
Nasution, Muhammad Ridwan
Prihantoro, Iwan
Dewi MHK, Panca
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian adalah menganalisis tingkat toleransi kandidat alfalfa
(Medicago sativa L) unggul pasca iradiasi sinar gamma 200 gray terhadap
cekaman masam dengan level yang berbeda. Penelitian menggunakan rancangan
acak lengkap pola faktorial dengan dua faktor. Faktor A adalah nomor tanaman
alfalfa (D2A4, D2B10, D2B16, D2C22, D2E34) dan faktor B adalah level
cekaman masam P0 (0 ppm AlCl3 = pH 5.1), P1 (100 ppm AlCl3= pH 3.8), P2
(200 ppm AlCl3= pH 3.6), P3 (300 ppm AlCl3= pH 2.7), P4 (400 ppm AlCl3= pH
2.6) dan P5 (500 ppm AlCl3= pH 2.5). Analisis menggunakan analisis varian
(ANOVA) dan jika ada interaksi yang nyata, data dianalisis lebih lanjut
menggunakan uji Duncan. Analisis varian menunjukkan bahwa pemberian level
cekaman masam berinteraksi dengan nomor tanaman secara nyata (P<0.05) dalam
menurunkan pertambahan tinggi tanaman, jumlah daun, penyusutan media,
pertambahan bobot eksplan, perubahan keasaman media, perubahan warna daun,
dan viabilitas. Respon pertumbuhan tanaman alfalfa pasca-iradiasi sinar gamma
200 gray menurun dengan meningkatnya level cekaman masam. Nomor eksplan
tanaman D2B16 mampu beradaptasi hingga 300 ppm AlCl3 dengan pH 2.7.
