Pemurnian Parsial dan Karakterisasi Lakase dari Trichoderma viride IPBCC 07.551.
View/ Open
Date
2018Author
Nurviana, Mira
Suryani
Puspita, Puspa Julistia
Metadata
Show full item recordAbstract
Lakase (EC 1.10.3.2) adalah enzim oksidoreduktase yang menggunakan molekul oksigen untuk mengoksidasi berbagai macam senyawa aromatik. Lakase dari fungi memiliki potensial redoks yang lebih tinggi dibandingkan dengan lakase dari tumbuhan atau bakteri, yaitu 0.4 V sampai 0.8 V. Saat ini lakase menjadi salah satu objek penelitian pengembangan sebagai komponen biofuel cell. Penelitian ini bertujuan melakukan pemurnian parsial dan karakterisasi lakase dari Trichoderma viride IPBCC 07.551 yang diproduksi menggunakan media jerami padi sebagai substratnya. Produksi lakase dimulai dengan menentukan kurva pertumbuhan Trichoderma viride. Fase logaritmik kapang tersebut diperoleh setelah hari ke-1 sampai hari ke-4. Waktu yang digunakan sebagai acuan produksi lakase. Ekstrak kasar yang diperoleh selanjutnya dimurnikan menggunakan amonium sulfat jenuh dengan kejenuhan 0-20%, 20-40%, 40-60%, 60-80%. Fraksi 40-60% memiliki aktivitas lakase tertinggi yaitu sebesar 1.86 Unit/mL. Kemurnian fraksi 40-60% mencapai 1.75 kali, nilai perolehan (yield) 7.86%, dan memiliki aktivitas spesifik lakase yaitu sebesar 2.42 Unit/mg. Fraksi lakase yang memiliki aktivitas spesifik tertinggi selanjutnya dikarakterisasi suhu dan pH optimumnya. Aktivitas lakase optimum dicapai pada suhu 45°C dan pH 6.0.
Collections
- UT - Biochemistry [1466]
