Desain dan Uji Kinerja Portable Mini Chiller
View/ Open
Date
2018Author
Armonugroho, Tio Hilmi
Yulianto, Muhammad
Hartulistiyoso, Edy
Metadata
Show full item recordAbstract
Mini chiller yang terdapat dipasaran umumnya masih memerlukan ruang yang
cukup besar sehingga terdapat kesulitan dalam pemindahan mini chiller dengan kapasitas
pendinginan yang belum dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan dan masih
menggunakan energi yang besar serta kurang ramah terhadap lingkungan. Untuk itu,
perlu dilakukan perancangan dan uji kinerja portable mini chiller yang dapat dipindahpindahkan
dengan kapasitas pendingin yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan, dan
lebih hemat energi serta ramah terhadap lingkungan. Portable mini chiller dirancang
menggunakan empat komponen utama siklus kompresi uap yaitu kompresor, kondensor,
katup ekspansi (needle valve), dan evaporator serta komponen pendukung lain seperti oil
separator, dryer filter, accumulator, pipa tembaga, penghubung pipa tembaga (elbow dan
nepel), dan pressure gauge. Hasil pengujian menunjukkan portable mini chiller yang
telah dirancang memiliki ukuran 1.18 m x 1 m x 0.95 m sehingga memudahkan dalam
hal pemindahannya dengan kapasitas pendinginan yang dapat disesuaikan sesuai
kebutuhan, lebih hemat energi dan lebih ramah terhadap lingkungan karena menggunakan
refrigerant yang tidak merusak lapisan ozon atau Ozone Depleting Potential (ODP = 0)
dan tidak menimbulkan efek pemanasan global atau Global Warming Potential (GWP
kecil). Waktu yang dibutuhkan mini chiller untuk mendinginkan beban pendinginan
dengan variasi tekanan 1 bar, 1.5 bar, dan 2 bar berturut-turut sekitar 575 detik, 531 detik,
dan 547 detik. Delta suhu air panas saat bersirkulasi pada PHE dengan laju aliran air 3
l/menit pada variasi tekanan 1 bar, 1.5 bar, dan 2 bar berturut-turut sebesar 4.74 ̊C, 4.88 ̊C,
dan 6.08 ̊C. Pengukuran rata-rata daya kerja kompresor dengan variasi tekanan 1 bar, 1.5
bar, dan 2 bar berturut-turut sebesar 550 Watt, 560 Watt, dan 600 Watt. NTU (Number
Transfer Units) yang dihasilkan dengan variasi tekanan 1 bar, 1.5 bar, dan 2 bar berturutturut
sebesar 6.58, 6.45, dan 7.72. COP (Coefficient of Performance) rata-rata yang
dihasilkan dengan variasi tekanan 1 bar, 1.5 bar, dan 2 bar berturut-turut sebesar 2.47,
2.53, dan 3.13. Sedangkan batas minimum COP dari refrigeran-134a adalah sebesar 2.5
sehingga dapat diketahui bahwa pada tekanan 1.5 bar dan 2 bar bisa dapat
direkomendasikan dalam pengunaan portable mini chiller.
