View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Purifikasi Bakteriosin dari Lactobacillus plantarum IIA-1A5 pada Berbagai Media Whey Keju dan Pengawetannya dengan Pengeringan Beku.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (11.73Mb)
      Date
      2017
      Author
      Fatmarani, Raisa
      Arief, Irma Isnafia
      Budiman, Cahyo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Lactobacillus plantarum IIA-1A5 adalah bakteri asam laktat (BAL) yang menghasilkan bakteriosin sebagai zat antimikroba. Beberapa hal yang mempengaruhi produksi bakteriosin yaitu jenis bakteri produsen, kondisi fisik fermentasi dan nutrisi media tumbuhnya. Salah satu komponen biaya utama dalam produksi bakteriosin adalah harga media pertumbuhan bakteri. Media yang biasa digunakan untuk memproduksi bakteriosin adalah media sintetis komersial. Harga media tersebut relatif mahal, sehingga mencari alternatif yang terbaru untuk media pertumbuhan yang harganya relatif lebih murah, mudah diperoleh dan sesuai kebutuhan bakteri produsen. Penggunaan media whey keju diharapkan mampu menggantikan media sintetis komersial. Whey merupakan hasil samping dari pembuatan keju. Perusahaan keju kebanyakan hanya menjadikan whey sebagai limbah karena nilai ekonomisnya sangat rendah. Penyimpanan bakteriosin dalam keadaan segar tidak dapat dilakukan untuk jangka waktu yang lama, sehingga perlu adanya metode pengawetan bakteriosin yang dapat mempertahankan stabilitasnya sehingga dapat diaplikasikan yaitu metode pengeringan beku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan media whey keju gouda dan mozarella sebagai media produksi bakteriosin plantarisin dari L. plantarum IIA-1A5, dan menguji efektivitas sebagai antimikroba setelah dilakukan pengawetan dengan metode kering beku. Hasil penelitian ini adalah karakteristik fisik whey keju gouda dan mozzarella dengan perhitungan T-Test menunjukkan perbedaan nyata (P<0.05) pada nilai aktivitas air (aw), viskositas, total populasi BAL whey, sedangkan pada karakteristik kimia (kadar lemak, bahan kering tanpa lemak (BKTL), berat jenis, laktosa, total padatan, protein) tidak berbeda nyata (P>0.05). Whey keju gouda dan mozzarella dapat digunakan sebagai media untuk produksi bakteriosin plantarisin IIA-1A5. Bakteriosin plantarisin murni mempunyai bobot molekul 9.60 kDa. Plantarisin kering beku stabil pada penyimpanan minggu kedua, namun terjadi sedikit penurunan konsentrasi protein pada penyimpanan yang mengindikasikan bahwa protein tersebut sebagian didenaturasi dan diendapkan. Bakteriosin plantarisin kering beku IIA-1A5 mampu menghambat pertumbuhan bakteri patogen yaitu Staphylococcus aureus ATCC 25923, Bacillus cereus ATCC 21332, Salmonella thpymurium ATCC 14028, Eschericia coli ATCC 25922, dan Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853 selama penyimpanan pada suhu ruang.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/90988
      Collections
      • MT - Animal Science [1304]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository